Kamis, 24 Agustus 2017 | 00.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Siapa ’Penguasa’ yang Mengincar Dahlan Iskan, Ini Kata Jusuf Kalla

Siapa ’Penguasa’ yang Mengincar Dahlan Iskan, Ini Kata Jusuf Kalla

Jumat, 28 Oktober 2016 - 17:33 WIB

IMG-18073

Dahlan Iskan Ditetapkan sebagai tersangka Kajati Jatim (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengakuan mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan bahwa dirinya dijadikan tersangka dan ditahan karena sudah lama diincar penguasa. Meski tidak menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksud dengan penguasa tersebut.

Namun, Wakil Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi pernyataan Dahlan bahwa dirinya tidak mengerti siapa yang dimaksud oleh mantan salah satu tim sukses pemenangan Jokowi-JK itu.

“Kalau banyak dikatakan beliau diincar penguasa, saya tidak mengerti apa yang Pak Dahlan maksudkan, apakah pemerintah di Jakarta, apa di Jawa Timur, kita kembalikanlah kepada beliau. Kalau di Jakarta ini, saya kira tidak ada,” kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (28/10).

Menurut JK, walapun Dahlan Iskan adalah salah satu menteri di zaman SBY, namun di saat Pemilihan Presiden 2014 lalu, ia merupakan salah satu anggota tim sukses pemenangan Jokowi-JK.

“Jangan lupa Pak Dahlan menteri di zaman SBY, tapi di saat terakhir Pak Dahlan tim sukses (Jokowi-JK) juga, jadi tidak mungkin dalam dimaksud penguasa itu di sini (Jakarta) melakukan hal seperti itu,” ujar dia.

JK juga menyampaikan simpati yang mendalam atas ditahannya Dahlan Iskan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada Kamis (27/10) malam kemarin.

“Saya menyampaikan simpati yang mendalam atas kejadian yang dialami Pa Dahlan, beliau kawan lama di Jawa Pos, lalu ‘join’ (bergabung) koran di Makassar,” tegas JK.

“Saya tidak yakin Pak Dahlan punya niat seperti itu, tapi banyak hal di Indonesia memang selama ada masalah dihubung-hubungkan terus, tapi itu tugas merekalah (pengadilan),” tambahnya.

Seperti diberitakan, mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh Kajati Jawa Timur setelah menjalani pemeriksaan hampir tujuh jam terkait dugaan penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU), salah satu BUMD milik Pemprov Jawa Timur.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK OTT Pejabat Eselon I Kemenhub di Jakarta
Hukum - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:08 WIB

KPK OTT Pejabat Eselon I Kemenhub di Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan aksi operasi tangkap tangan, pada Rabu, (23/8) malam.Kabarnya yang diciduk dalam aksi kali ...
Breaking News! Kebakaran Melanda Slipi
Peristiwa - Rabu, 23 Agustus 2017 - 23:38 WIB

Breaking News! Kebakaran Melanda Slipi

Kebakaran melanda pemukiman Kelurahan Slipi Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu, (23/8/2017) malam.Kebakaran yang terjadi sekira pada pukul 22.30 WIB tersebut ...
KPK Telah Periksa 80 Saksi Kasus e-KTP
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 23:33 WIB

KPK Telah Periksa 80 Saksi Kasus e-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa 80 saksi kasus KTP-elektronik untuk tersangka Setya Novanto (SN)."Untuk tersangka SN sampai dengan saat ...
Libur Idul Adha, Operasional Truk Dibatasi
Peristiwa - Rabu, 23 Agustus 2017 - 22:15 WIB

Libur Idul Adha, Operasional Truk Dibatasi

Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas terutama menjelang libur Idul Adha, operasional truk akan dibatasi mulai 31 Agustus pukul 12.00 ...
KPK Sudah Menduga Revisi UU Akan Mencuat Kembali
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 22:00 WIB

KPK Sudah Menduga Revisi UU Akan Mencuat Kembali

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengaku sudah menduga akan munculnya kembali wacan revisi Undang-undang KPK. Hal tersebut ...
Percepat Naik Kelas, Kemenkop Optimalkan Peran Pendamping UMKM
Ekonomi - Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:49 WIB

Percepat Naik Kelas, Kemenkop Optimalkan Peran Pendamping UMKM

Kementerian Koperasi dan UKM mengoptimalisasikan peran pendamping usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan memberdayakan koperasi di Tanah Air. Hal ...