Rabu, 13 Desember 2017 | 10.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Siapa ’Penguasa’ yang Mengincar Dahlan Iskan, Ini Kata Jusuf Kalla

Siapa ’Penguasa’ yang Mengincar Dahlan Iskan, Ini Kata Jusuf Kalla

Jumat, 28 Oktober 2016 - 17:33 WIB

IMG-18073

Dahlan Iskan Ditetapkan sebagai tersangka Kajati Jatim (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengakuan mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan bahwa dirinya dijadikan tersangka dan ditahan karena sudah lama diincar penguasa. Meski tidak menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksud dengan penguasa tersebut.

Namun, Wakil Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi pernyataan Dahlan bahwa dirinya tidak mengerti siapa yang dimaksud oleh mantan salah satu tim sukses pemenangan Jokowi-JK itu.

“Kalau banyak dikatakan beliau diincar penguasa, saya tidak mengerti apa yang Pak Dahlan maksudkan, apakah pemerintah di Jakarta, apa di Jawa Timur, kita kembalikanlah kepada beliau. Kalau di Jakarta ini, saya kira tidak ada,” kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (28/10).

Menurut JK, walapun Dahlan Iskan adalah salah satu menteri di zaman SBY, namun di saat Pemilihan Presiden 2014 lalu, ia merupakan salah satu anggota tim sukses pemenangan Jokowi-JK.

“Jangan lupa Pak Dahlan menteri di zaman SBY, tapi di saat terakhir Pak Dahlan tim sukses (Jokowi-JK) juga, jadi tidak mungkin dalam dimaksud penguasa itu di sini (Jakarta) melakukan hal seperti itu,” ujar dia.

JK juga menyampaikan simpati yang mendalam atas ditahannya Dahlan Iskan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada Kamis (27/10) malam kemarin.

“Saya menyampaikan simpati yang mendalam atas kejadian yang dialami Pa Dahlan, beliau kawan lama di Jawa Pos, lalu ‘join’ (bergabung) koran di Makassar,” tegas JK.

“Saya tidak yakin Pak Dahlan punya niat seperti itu, tapi banyak hal di Indonesia memang selama ada masalah dihubung-hubungkan terus, tapi itu tugas merekalah (pengadilan),” tambahnya.

Seperti diberitakan, mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh Kajati Jawa Timur setelah menjalani pemeriksaan hampir tujuh jam terkait dugaan penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU), salah satu BUMD milik Pemprov Jawa Timur.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:19 WIB

Masih Pakai Rompi Oranye, Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Setya Novanto tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang terletak di Jalan Bungur Raya Besar, Jakarta Pusat, Rabu, (13/12/2017).Dia akan ...
Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 10:16 WIB

Ini yang Janggal Dalam Dakwaan Novanto Menurut Pengacara

Pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, Maqdir Ismail mengatakan pihaknya sudah menerima dan membaca surat dakwaan Jaksa KPK terhadap kliennya. ...
Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:10 WIB

Kuasa Hukum Novanto Tiba di Pengadilan Tipikor

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya tiba di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Firman tiba ...
Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:29 WIB

Susunan Majelis Hakim yang Sidangkan Perkara Novanto

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat telah menetapkan susunan Majelis Hakim dalam perkara korupsi pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis ...
Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:26 WIB

Pimpinan KPK Pantau Sidang Novanto

Sidang kasus dugaan korupsi megaproyek pengadaan e-KTP, dengan tersangka Setya Novanto, akan mulai digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 13 ...
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...