Senin, 26 Juni 2017 | 00.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Siapa ’Penguasa’ yang Mengincar Dahlan Iskan, Ini Kata Jusuf Kalla

Siapa ’Penguasa’ yang Mengincar Dahlan Iskan, Ini Kata Jusuf Kalla

Jumat, 28 Oktober 2016 - 17:33 WIB

IMG-18073

Dahlan Iskan Ditetapkan sebagai tersangka Kajati Jatim (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengakuan mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan bahwa dirinya dijadikan tersangka dan ditahan karena sudah lama diincar penguasa. Meski tidak menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksud dengan penguasa tersebut.

Namun, Wakil Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi pernyataan Dahlan bahwa dirinya tidak mengerti siapa yang dimaksud oleh mantan salah satu tim sukses pemenangan Jokowi-JK itu.

“Kalau banyak dikatakan beliau diincar penguasa, saya tidak mengerti apa yang Pak Dahlan maksudkan, apakah pemerintah di Jakarta, apa di Jawa Timur, kita kembalikanlah kepada beliau. Kalau di Jakarta ini, saya kira tidak ada,” kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (28/10).

Menurut JK, walapun Dahlan Iskan adalah salah satu menteri di zaman SBY, namun di saat Pemilihan Presiden 2014 lalu, ia merupakan salah satu anggota tim sukses pemenangan Jokowi-JK.

“Jangan lupa Pak Dahlan menteri di zaman SBY, tapi di saat terakhir Pak Dahlan tim sukses (Jokowi-JK) juga, jadi tidak mungkin dalam dimaksud penguasa itu di sini (Jakarta) melakukan hal seperti itu,” ujar dia.

JK juga menyampaikan simpati yang mendalam atas ditahannya Dahlan Iskan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada Kamis (27/10) malam kemarin.

“Saya menyampaikan simpati yang mendalam atas kejadian yang dialami Pa Dahlan, beliau kawan lama di Jawa Pos, lalu ‘join’ (bergabung) koran di Makassar,” tegas JK.

“Saya tidak yakin Pak Dahlan punya niat seperti itu, tapi banyak hal di Indonesia memang selama ada masalah dihubung-hubungkan terus, tapi itu tugas merekalah (pengadilan),” tambahnya.

Seperti diberitakan, mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh Kajati Jawa Timur setelah menjalani pemeriksaan hampir tujuh jam terkait dugaan penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU), salah satu BUMD milik Pemprov Jawa Timur.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...