Selasa, 25 April 2017 | 01.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Siapa ’Penguasa’ yang Mengincar Dahlan Iskan, Ini Kata Jusuf Kalla

Siapa ’Penguasa’ yang Mengincar Dahlan Iskan, Ini Kata Jusuf Kalla

Jumat, 28 Oktober 2016 - 17:33 WIB

IMG-18073

Dahlan Iskan Ditetapkan sebagai tersangka Kajati Jatim (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengakuan mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan bahwa dirinya dijadikan tersangka dan ditahan karena sudah lama diincar penguasa. Meski tidak menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksud dengan penguasa tersebut.

Namun, Wakil Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi pernyataan Dahlan bahwa dirinya tidak mengerti siapa yang dimaksud oleh mantan salah satu tim sukses pemenangan Jokowi-JK itu.

“Kalau banyak dikatakan beliau diincar penguasa, saya tidak mengerti apa yang Pak Dahlan maksudkan, apakah pemerintah di Jakarta, apa di Jawa Timur, kita kembalikanlah kepada beliau. Kalau di Jakarta ini, saya kira tidak ada,” kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (28/10).

Menurut JK, walapun Dahlan Iskan adalah salah satu menteri di zaman SBY, namun di saat Pemilihan Presiden 2014 lalu, ia merupakan salah satu anggota tim sukses pemenangan Jokowi-JK.

“Jangan lupa Pak Dahlan menteri di zaman SBY, tapi di saat terakhir Pak Dahlan tim sukses (Jokowi-JK) juga, jadi tidak mungkin dalam dimaksud penguasa itu di sini (Jakarta) melakukan hal seperti itu,” ujar dia.

JK juga menyampaikan simpati yang mendalam atas ditahannya Dahlan Iskan oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur pada Kamis (27/10) malam kemarin.

“Saya menyampaikan simpati yang mendalam atas kejadian yang dialami Pa Dahlan, beliau kawan lama di Jawa Pos, lalu ‘join’ (bergabung) koran di Makassar,” tegas JK.

“Saya tidak yakin Pak Dahlan punya niat seperti itu, tapi banyak hal di Indonesia memang selama ada masalah dihubung-hubungkan terus, tapi itu tugas merekalah (pengadilan),” tambahnya.

Seperti diberitakan, mantan Mentri BUMN Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh Kajati Jawa Timur setelah menjalani pemeriksaan hampir tujuh jam terkait dugaan penjualan aset PT Panca Wira Usaha (PWU), salah satu BUMD milik Pemprov Jawa Timur.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Habib Rizieq Ajak Muslim Kuasa Medsos
Politik - Selasa, 25 April 2017 - 00:16 WIB

Habib Rizieq Ajak Muslim Kuasa Medsos

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyebutkan, Laskar Cyber Muslim punya andil besar dalam setiap aksi bela ...
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...