Kamis, 24 Januari 2019 | 18.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>31 Oktober Akan Dicanangkan Jadi Hari Menabung Nasional

31 Oktober Akan Dicanangkan Jadi Hari Menabung Nasional

Reporter : Rakisa | Senin, 31 Oktober 2016 - 01:58 WIB

IMG-18091

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Presiden Joko Widodo akan mencanangkan 31 Oktober sebagai ‘Hari Menabung Nasional’. Hal ini bertujuan untuk mendorong semangat dan menanamkan budaya menabung bagi masyarakat.

Tujuan lainnya adalah untuk menyediakan dana pembangunan, budaya menabung juga penting untuk menurunkan saving-investment gap atau kesenjangan antara ketersediaan dana dalam negeri dan kebutuhan dana investasi.

“Di level dunia, sudah ada Hari Menabung Internasional yang sudah lama diperingati. Kita baru dicanangkan, Senin, 31 Oktober, sama dengan Hari Menabung International,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, dalam diskusi bersama Pimpinan Redaksi di Jakarta, Minggu (30/10).

Muliaman menegaskan dengan mewujudkan masyarakat yang berdudaya menabung dengan mendorong peningkatan jumlah dana simpanan serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional, diharapkan tercapai kesejahteraan masyarakat.

“Menabung tidak saja terbatas pada menyimpan uang di bank, melainkan juga membeli polis asuransi, membeli saham dan obligasi lewat perusahaan sekuritas di pasar modal,” tukas Muliaman.

Investment-saving gap, kata Muliaman, terlihat pada posisi utang luar negeri Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia menunjukkan, utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Mei 2016 sebesar US$ 314,3 miliar atau naik 3,7% sejak awal tahun.

Posisi ULN Indonesia didominasi ULN berjangka panjang. ULN berjangka panjang pada Mei 2016 mencapai US$ 275,5 miliar atau 87,6% dari total ULN. Pada akhir Mei 2016, posisi ULN sektor swasta tercatat sebesar US$ 163,6 miliar (52,1% dari total ULN), sedangkan posisi ULN sektor publik sebesar US$ 150,7 miliar (47,9% dari total ULN).

“Saya berharap, pencanangan Hari Menabung Nasional perlu diperkuat dengan peraturan Presiden biar lebih kuat,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:15 WIB

Ahok bebas dari penjara

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini resmi bebas. Tadi pagi, Kamis (24/1/2019) dia keluar dari Mako Brimob, disertai upacara ...
Hukum - Kamis, 24 Januari 2019 - 11:42 WIB

Kalapas Cipinang Sebut Ahok Sudah Resmi Bebas Tadi Pagi

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi bebas setelah menjalani masa hukuman 1 tahun 8 bulan 15 ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 21:38 WIB

Gagal jadi caleg, OSO polisikan Ketua KPU

OESMAN Sapta Odang (OSO), Ketua Umum Partai Hanura, melaporkan ketua dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya. ...
Nasional - Rabu, 23 Januari 2019 - 17:43 WIB

Wow…Susi Pudjiastuti tercatat sebagai Pemikir Dunia

MENTERI Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dimasukkan dalam daftar "Top 100 Global Thinkers" 2019 versi majalah Foreign Policy. Susi pun ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:52 WIB

Dari Kalangan Jurnalis, KPU Pastikan Moderator Debat capres Netral

Menjadi moderator debat Capres 2019 haruslah individu yang bebas dari kepentingan mendukung salahsatu calon.Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu ...
Politik - Rabu, 23 Januari 2019 - 09:44 WIB

Penyesalan Adik Kandung Prabowo Pernah Biayai Kampanye Jokowi

Hashim Djojohadikusumo mengaku menyesal pernah ikut membiayai kampanye Jokowi.Adik kandung capres nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto itu mengaku sempat ...