Kamis, 23 Maret 2017 | 09.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>BPS Catat Oktober 2016 Inflasi 0,14%

BPS Catat Oktober 2016 Inflasi 0,14%

Reporter : Fadilah | Selasa, 1 November 2016 - 12:24 WIB

IMG-18124

Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pes, Selasa (1/11/2016). (KiniNews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2016 mengalami inflasi sebesar 0,14%. Dengan dekikian inflasi tahun kalender 2016 (Januari-Oktober) 2016 sebesar 2,11%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi Oktober 2016 terjadi karena adanga kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran seperti kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,24%, kemudian kelompok perumahan seperti air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,56%, kelompok kesehatan 0,29%, kelompo pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,10%.

“Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu kelompok bahan makanan 0,21%, kelompok sandang 0,31%, dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,03%,” tutur Suhariyanto, dalam konferensi pers, di Kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, (1/11/2016).

Suhariyanto mengatakan dari 82 Kota IHK sebanyak 48 kota mengalami inflasi dan 34 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga 1,32% dengan IHK130,83 dan terendah terjadi di Depok dan Manado masing-masing sebesar 0,01% denganIHK masing-masing 123,65 dan 124,03.

“Sementara itu, deflasi tertinggi terjadi di sorong dan 1,10% dengan IHK 125,95 dan terendah terjadi Banda Aceh dan Merauke masing-masing sebesar 0,02% dengan IHK masing-masing 118,92 dan 130,73,” katanya.

Dia menambahkan, inflasi komponen inti tahun ke tahun (Oktober 2016 dibandingkan Oktober 2016) mencapai sebesar 3,08%.

Sementara inflasi komponen inti pada Oktober 2016 mengalami inflasi sebesar 0,10%, tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-Oktober) 2016 sebesar 2,68%.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...