Jumat, 22 September 2017 | 18.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Jumlah Aset Negara Per Semester I 2016 Tembus Rp5.285 T

Jumlah Aset Negara Per Semester I 2016 Tembus Rp5.285 T

Reporter : Fadilah | Rabu, 2 November 2016 - 11:45 WIB

IMG-18149

Aset negara. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan nilai total aset negara hingga akhir Juni 2016 mencapai Rp5.285 triliun.

Angka tersebut didapatkan dari hasil inventarisasi dan penilaian aset negara yang diklaim DJKN sudah mendekat 100%.

Direktur Jenderal (Dirjen) Kekayaan Negara Kemenkeu Sony Loho mengatakan jumlah tersebut meningkat 2,3% dibandingkan dengan total aset yang dimiliki negara per akhir Desember 2015 sebesar Rp5.163,3 triliun.

“Tapi ini belum termasuk dengan sumber daya alam,” tutur Sony dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DJKN bertema ‘Tingkatkan Reputasi DJKNdengan Optimalisasi Kekayaan Negara Untuk Perekonomian Nasional’, di Kantor Kemenkeu, Jalan Dr Wahidin, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016).

Sony berujar selama ini DJKN tengah mengupayakan untuk memperbaiki catatan laporam keuangan kementerian atau lembaga. Upaya ini diakuinya telah membuahkan hasil yang baik, buktinya banyal kementerian atau lembaga yang memperoleh opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kita berhasil mengubah dari tertib administrasi dan tertib hukum,” katanya.

Kata dia nantinya akan ada perencanaan fungsi pemerintah melalui skema lelang dan akan ada finalisasi aset.

Untuk itu dia meminta pada kementerian atau lembaga khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai salah satu pemegang aset terbesar untuk memberikan saran tentang bagaimana mengelola aset negara.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945
Tak Berkategori - Jumat, 22 September 2017 - 16:53 WIB

DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945

Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung pembahasan posisi Kejaksaan Agung dalam amandemen UUD 1945 agar posisinya tugas dan fungsinya jelas ...
Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 16:11 WIB

Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela

Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar akan membacakan putusan sela dalam perkara permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh ...
YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 16:01 WIB

YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang ...
Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:50 WIB

Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyatakan pemutaran film sejarah Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) dinilai tepat. Karena ini ...
Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital
Ekonomi - Jumat, 22 September 2017 - 15:25 WIB

Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital

Pemerintah akan mendorong pengembangan ekonomi digital melalui basis industri dan perdagangan elektronik (e-commerce). Salah satu kunci sukses pelaksanaannya adalah perlu ...
Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:23 WIB

Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu ...