Kamis, 26 April 2018 | 14.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>SBY Sentil Kinerja Intelijen terkait Aksi 4 November

SBY Sentil Kinerja Intelijen terkait Aksi 4 November

Rabu, 2 November 2016 - 15:08 WIB

IMG-18156

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (KiniNews/Wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebutkan rencana aksi demonstrasi Aksi Belas Islam II 4 November merupakan hak politik setiap warga negara Indonesia.

“Unjuk rasa bukanlah kejahatan politik, tetapi unjuk rasa justru bagian dari demokrasi, asalkan tidak anarkis,” ujar SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/10).

Lanjutnya, unjuk rasa adalah bagian demokrasi selama sepuluh tahun dirinya menjadi presiden.

“Saya buktikan, selama sepuluh tahun, ada unjuk rasa, pemerintahan tidak jatuh, ekonomi tetap tumbuh, saya masih bisa bekerja,” tegasnya.

SBY juga meminta pidatonya kali ini tidak dikaitkan dengan rencana politiknya memenangkan pasangan kepala daerah DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

“Kapasitas saya dalam menyampaikan ini adalah sebagai pimpinan Partai Demokrat,” tuturnya.

Ia juga menyinggung kinerja aparat intelijen dalam menganalisis demonstrasi 4 November yang dianggap asal melemparkan tudingan tak berdasar pada kelompok tertentu.

“Berbahaya jika ada intelejen failure dan error. Aparat intelijen harus bekerja secara akurat. Jangan berkembang menjadi intelijen yang ngawur dan main tuduh,” tegasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...