Rabu, 28 Juni 2017 | 05.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>SBY Sentil Kinerja Intelijen terkait Aksi 4 November

SBY Sentil Kinerja Intelijen terkait Aksi 4 November

Rabu, 2 November 2016 - 15:08 WIB

IMG-18156

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (KiniNews/Wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebutkan rencana aksi demonstrasi Aksi Belas Islam II 4 November merupakan hak politik setiap warga negara Indonesia.

“Unjuk rasa bukanlah kejahatan politik, tetapi unjuk rasa justru bagian dari demokrasi, asalkan tidak anarkis,” ujar SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/10).

Lanjutnya, unjuk rasa adalah bagian demokrasi selama sepuluh tahun dirinya menjadi presiden.

“Saya buktikan, selama sepuluh tahun, ada unjuk rasa, pemerintahan tidak jatuh, ekonomi tetap tumbuh, saya masih bisa bekerja,” tegasnya.

SBY juga meminta pidatonya kali ini tidak dikaitkan dengan rencana politiknya memenangkan pasangan kepala daerah DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni.

“Kapasitas saya dalam menyampaikan ini adalah sebagai pimpinan Partai Demokrat,” tuturnya.

Ia juga menyinggung kinerja aparat intelijen dalam menganalisis demonstrasi 4 November yang dianggap asal melemparkan tudingan tak berdasar pada kelompok tertentu.

“Berbahaya jika ada intelejen failure dan error. Aparat intelijen harus bekerja secara akurat. Jangan berkembang menjadi intelijen yang ngawur dan main tuduh,” tegasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...