Selasa, 24 April 2018 | 14.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Demo 4 November Tak Mengerikan, Alasan Menko Darmin Tak Siapkan Upaya Khusus

Demo 4 November Tak Mengerikan, Alasan Menko Darmin Tak Siapkan Upaya Khusus

Reporter : Fadilah | Kamis, 3 November 2016 - 17:33 WIB

IMG-18188

Menko Darmin (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution mengaku tak menyiapkan upaya khusus apa pun untuk menjaga ekonomi tetap stabil saat digempur aksi demonstrasi 4 November 2016 besok.

Dia juga mengaku tak takut dengan gempuran aksi demonstrasi yang akan dilakukan 4 November besok berdampak buruk bagi perekonomian nasional.

Pasalnya aksi tersebut tidak akan terlalu mengerikan seperti yang diperkirakan saat ini.

“Tidak ada (persiapan), karena kita tidak melihat ini sesuatu yang mengerikan. Kecuali lajutnya kalau berbagai kegiatan tidak bisa jalan lagi. Sampai smuanya (ikut demo) selama tiga bulan, itu baru jadi masalah. Kalau cuma sehari-dua hari tidaklah,” kata Darmin, di Jakarta, Kamis, (3/11/2016).

Mantan Gubernur BI (Bank Indonesia) itu berujar Indonesia sudah pernah menjalani segala macam proses baik demokrasi dan tekanan yang dampaknya tak membuat ekonomi amblas.

Mulai dari gejolak krisis pun sudah pernah dihadapi bangsa ini dengan sangat apik. Kekhawatiran yang dilebih-lebihkan nyatanya tak seperti yang dibayangkan.

“Ekonomi kita coba perhatikan, sejak kena gejolak krisis sejak 2008 kita cukup kuat berjalan,” katanya.

Meski demikian, dirinya tetap mengingatkan agar semua pihak tetap menjaga agar demo yang dilakukan tak menjadi anarkis. Supaya negeri ini tetap stabili.

“Tentu kalau ada anarki ceritanya bisa beda. Itu yang harus dijaga oleh semuanya, bukan hanya aparat keamanan, jaga diri semuanya supaya yang diinginkan tersampaikan dan tidak ada kerusakan,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...