Rabu, 27 September 2017 | 01.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi 4 November Malam Mulai Tidak Kondusif

Aksi Bela Islam 4 November

Aksi 4 November Malam Mulai Tidak Kondusif

Reporter : Dian | Jumat, 4 November 2016 - 20:31 WIB

IMG-18211

Aksi Bela Islam II di Istana berakhir ricuh (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Aksi 411 yang masih berlansung pada malam hari depan Istana Negara akhirnya mulai tidak kondusif.

Ratusan polisi yang berjaga langsung menembakkan gas air mata ke arah massa yang masih bertahan yang sudah mulai memasuki ring satu di depan Istana tersebut.

Menurut salah satu petugas kepolisian, kericuhan terjadi akibat ada provokator yang melemparkan sesuatu ke arah polisi.

“Ada provokator yang melemparkan sesuatu ke arah polisi,” kata petugas yang tidak mau disebutkan namanya tersebut, di depan Istana Negara, (4/11) malam.

Menurut pantauan, gas air mata terus ditembakkan petugas ke arah massa. Sebagian massa masih tetap bertahan dan melantunkan ayat suci Alquran.

“Ada yang melemparkan barang tadi ke arah polisi,” kata salah satu demonstran.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...