Kamis, 23 Maret 2017 | 09.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Alasan Akses Sulit Masuk Jokowi tak Kembali ke Istana

Alasan Akses Sulit Masuk Jokowi tak Kembali ke Istana

Reporter : Rakisa | Sabtu, 5 November 2016 - 02:23 WIB

IMG-18222

Presiden Jokowi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ditengah tuntutan jutaan masa Aksi Bela Islam II yang dilakukan GNPF-MUI terkait kasus penistaan yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Presiden Joko Widodo justru memilih mengunjungi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Jumat (4/11).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Jokowi saat di bandara Soekarno Hatta telah meminta untuk kembali ke Istana Merdeka. Bahkan ia meminta hingga tiga atau empat kali.

“Tapi karena aksesnya masuknya susah, sehingga ada saran dari Komandan Paspampres untuk tidak masuk dulu, ” ujar Pramono dalam keterangan persnya di Istana Merdeka menambahkan pernyataan Jokowi, Sabtu (5/11) dini hari.

Sesuai jutaan massa Aksi Bela Islam II berakhir bentrok dengan aparat kepolisian di Istana Negara dan melanjutkan aksi ke DPR-MPR-RI.

Presiden yang tiba di Istana Negara langsung menggelar rapat terbatas paska aksi tersebut yang dihadiri sejumlah Mentri, Kepala Staf Presiden, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Wakil Kapolri dan para Staf Khusus Presiden membahas situasi terkini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...