Selasa, 28 Februari 2017 | 21.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kapolda Tak Izinkan Massa Aksi Bela Islam II Nginap Gedung DPR

Kapolda Tak Izinkan Massa Aksi Bela Islam II Nginap Gedung DPR

Reporter : Rakisa | Sabtu, 5 November 2016 - 02:50 WIB

IMG-18225

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan di DPR (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Massa aksi Bela Islam II yang sempat berakhir ricuh di depan Istana Negara, Jumat (4/11) malam yang kemudian dipukul mundur aparat kepolisian melanjutkan demosntrasi di depan Gedung DPR-MPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Massa menginginkan menginap di kawasan gedung DPR-MPR, namun keinginan massa tidak diizinkan aparat kepolisian yang mengamankan aksi tersebut.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan menegaskan massa aksi tetap tidak diperbolehkan masuk ke dalam Gedung Parlemen.

“Kan batas orasi sudah ada, di depan pagar itu batas mereka melakukan orasi dan tidak boleh di dalam (Gedung Parlemen),” katanya saat meninjau keamanan di gedung DPR-MPR, Sabtu (5/11).

Iriawan mengatakan, demonstran sudah diterima Wakil Presiden Jusuf Kalla sehingga aspirasinya bisa disampaikan dan hal itu sebenarnya sudah selesai.

Kehadiran demonstran ke Gedung Parlemen merupakan kehendak mereka sendiri padahal aspirasinya sudah diterima Wapres.

“Kami biarkan saja, silakan kita kuat-kuatan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, jika situasi dinilai perlu ada penambahan pasukan pengamanan maka akan dilakukan penambahan personel pengamanan Gedung Parlemen.

Namun hal itu belum ada arahan untuk peningkatan status Jakarta dari Siaga 1.

“Status Siaga 1 memang sudah dari beberapa hari lalu, tidak ada penambahan personil dan peningkatan status,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...