Rabu, 13 Desember 2017 | 06.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Disebut Dalang Kerusuhan Aksi Bela Islam 4 November, Ini Klarifikasi HMI

Aksi Bela Islam 4 November

Disebut Dalang Kerusuhan Aksi Bela Islam 4 November, Ini Klarifikasi HMI

Sabtu, 5 November 2016 - 12:45 WIB

IMG-18239

Aksi Bela Islam II di Istana berakhir ricuh (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sempat disebut-sebut pemicu kerusuhan yang terjadi pada Aksi Bela Islam Jilid II $ November kemarin. Hal itu pun dibantah, Ketua Bidang Pengembangan Anggota, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta Barat, Muhammad Agus Jamaluddin,

Melalui keterangan tertulisnya yang diterima KiniNews, Sabtu (5/11/2016) Jalaluddin membantah tudingan Polda Metro Jaya, yang mengatakan, Himpunan Mahasiswa dalam dari kericuhan aksi yang dilakukan oleh ribuan umat Islam, Jumat (4/11/2016) kemarin.

“HMI tidak ada maksud untuk membuat rusuh dalam aksi, justru itu bukan HMI, tapi provokator, yang ingin memecah belah HMI dalam Aksi” Kata, Agus dalam keterangan tertulisnya.

Mantan Ketua Umum Komisariat STAINU, ini menjelaskan, aparat kepolisian yang mencoba memecah belah barisan HMI saat melakukan aksi.

“Jadi HMI Cabang Jakarta Barat, Cabang Kota Bogor, Cabang Serang dan Cabang palembang itu kan Misah, dari barisan Pengurus besar, karena Miss dan ini juga sudah permainan aparat untuk memecah belah baraisan massa. Nah ketika kerusuhan terjadi itu bukan kader HMI tapi ada provokator” jelas Agus.

Tak hanya itu, mantan Ketua Umum HMI Komisariat STAINU, ini juga memaparkan, saat kericuhan itu terjadi, ada orang yang tidak dikenal, melemparkan sendal kepada aparat kepolisian, dan itu sendal salah satu kader HMI.

“Ada temen ane, diambil paksa sendalnya oleh seorang yang tak dikenal untuk dilemparkan ke polisi, nama temen saya itu, Rudi Hartono kader HMI Jakarta Barat,” papar Agus.

Sebagaimana informasi yang di Himpun, Aksi yang dilakukan oleh ribuan umat Islam ini, berjalan dengan ricuh, bahkan terdapat lebih dari satu korban yang terkena pukulan oleh aparat.

Dalam kericuhan tersebut, nama Himpunan Mahasiswa Islam, disebut-sebut sebagai dalang dari kerusuhan tersebut. Namun informasi tersebut dibantah oleh kader Himpunan Mahasiswa Islam, yang mengikuti aksi tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...