Kamis, 19 Januari 2017 | 15.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Harits Ulya Sebut Presiden Tak Tunjukkan Sikap Negarawan

Harits Ulya Sebut Presiden Tak Tunjukkan Sikap Negarawan

Sabtu, 5 November 2016 - 14:50 WIB

IMG-18257

Presiden Jokowi didampingin Menkopolhukam Wiranto saat memberikan keterangan Pers terakait aksi 4 November di Istana Negara. (Kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Aksi Bela Islam Jilid II yang digelar 4 November 2016 kemarin disebut berjalan damai. Meski ada riak-riak kecil yang terjadi akibat provokasi, aksi tersebut diyakini berjalan baik bahkan elegan.

Pengamat Kontra Teroris, Harits Abu Ulya menyatakan justru yang tidak elegan dalam aksi umat Islam tersebut adalah sikap Presiden Jokowi yang enggan menerima perwakilan demonstran di Istana Negara.

Menurutnya, jika Presiden pada saat itu menerima perwakilan demonstran, aksi tidak akan berujung ricuh.

“Saya menilai aksi ini berlangsung dengan sangat elegan. Jutaan umat Islam menggelar aksi dengan sangat damai, dan mereka mampu menahan emosinya, meskipun ada riak-riak kecil karena provokasi. Saya sangat menyayangkan sikap presiden Jokowi, kenapa dari awal tidak menerima wakil demonstran untuk bertemu. Justru yang kita lihat sikap pak Jokowi yang tidak elegan, tidak hadir di depan demonstran, malah menyuruh wakil presiden dan menteri-menterinya mengadapi massa,” jelas Harits, Sabtu (5/11/2016).

Ia menilai sikap Jokowi yang mengelak bertemu demonstran tidak menunjukkan sikap seorang negarawan.

“Dengan demikian sikap kenegarawanan Presiden belum patut dicontoh. Bisa kita lihat saat pembakar masjid di Tolikara diundang ke Istana, bahkan dia bisa tertawa bersama pelawak di sana. Lalu apa susahnya menerima perwakilan demonstran, dan mendengarkan tuntutannya,” kata Harits.

Harits juga menyayangkan sejumlah media memberitakan hal yang tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan. Seperti kericuhan di Penjaringan, Jakarta Utara sekitar kediaman Ahok diberitakan seolah massa aksi bela islam.

“Kita sangat kecewa dengan pemberitaan media terkait kericuhan di Penjaringan yang di-framing seolah dilakukan oleh massa Aksi Bela Islam, padahal bukan,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 14:38 WIB

Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di sebuah BUMN. Hal itu dikatakan Wakil ...
Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:59 WIB

Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melakukan penandatanganan kerjasama dengan China untuk mendatangkan 10 juta turis asal China ke Indonesia.Komisioner Ombudsman ...
Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:54 WIB

Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas

Rekontruksi kasus perampokan Pulomas yang menewaskan enam orang di rumah Dodi Triono, Jl Pulomas, Jakarta Timur yang dilakukan penyidik polisi, ...
Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:41 WIB

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda

Berkas kasus makar dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dilimpahkan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI ...
Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:26 WIB

Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy meminta masyarakat bersikap positif terkait bendera Merah Putih yang dibubuhi kalimat Tauhid ...
Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 12:12 WIB

Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM

Kondisi beruang kurus yang berada di Kebun Binatang (Bonbin) Bandung terkespose secara publik. Apalagi ada petisi "Penyelamatan beruang kelaparan di ...