Jumat, 22 September 2017 | 18.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Tim Medis GNPF-MUI: 165 Orang Jadi Korban, Delapan di Antaranya Wanita

Aksi Bela Islam 4 November

Tim Medis GNPF-MUI: 165 Orang Jadi Korban, Delapan di Antaranya Wanita

Reporter : Rakisa | Sabtu, 5 November 2016 - 18:08 WIB

IMG-18261

Dr Sholeh Assegaf Koordinator Tim Medis GNPF-MUI (KIniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ratusan orang menjadi korban dalam kericuhan demo Aksi Bela Islam II di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (4/11) malam. Sedikitnya ada sekitar 165 orang pendemo yang dilarikan ke RS Budi Kemulyaan, akibat terkena pelontar gas air mata. Dari 165 korban tersebut, ada 8 orang diantaranya adalah perempuan.

Koordinator tim Medis GNPF-MUI, dokter Sholeh Assegaf mengatakan dalam kurun waktu sekitar dua jam sejak kerusuhan di Istana Negara berjumlah sekitar 165 orang, diantaranya delapan ibu-ibu.

“Di RS Budi Kemulayaan sebagai home base medis yang saya tangani berjumlah sekitar 165 orang, termasuk Ustadz Arifin Ilham dan juga Ustadz Ali Jaber yang ikut kena gas air mata, “ ujarnya dalam keterangan pers GNPF-MUI, di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11).

Meskipun terkena gas air mata kata dokter Sholeh tetap berbahaya terbukti dengan ada yang meninggal karena efek. Dikatakannya semua korban sudah pulang tinggal satu orang yang mendapatkan perawatan intensif karena tidak hanya terkena efek gas air mata tetapi juga luka cukup serius dan harus menjalani operasi.

Koordinator GNPF MUI KH Bachtiar Nasir menambahkan bahwa korban aksi yang meninggal bernama Syahri, dari Banten. Berdasarkan keterangan istri almarhum Syahrie tidak menderita asma.

“Kami turut berduka cita ada sekitar satu sodara kita yang meninggal yakni pak Syahrie Oemar Yunan (51), jadi bukan karena penyakit asma seperti yang disampaikan polisi,” tambah Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir.

“Istrinya mengatakan dia tidak asma. Semua baik-baik saja. Insiden ini sudah memakan korban,” tambah Bachtiar Nasir.

Sebelumnya Kabid Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan tidak hanya massa demonstran yang menjadi korban, aparat kepolisian juga turut menjadi korban dalam kericuhan.

“Ada 160 pendemo kena gas air mata, itu sangat perih saya juga tidak kuat menahan itu ya, sudah dirawat jalan,” kata Boy di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11).

Selain dari pihak pengunjuk rasa, kata Boy, 100 personel polisi juga mengalami luka-luka, ada juga dari petugas pemadam kebakaran. Beberapa petugas yang terluka saat ini masih dirawat di Biddokes Polda Metro Jaya.

“Ada 100 anggota yang mengalami luka. Tinggal ada 11 (korban luka), masih di Biddokes Polda Metro. Ada yang kepalanya bocor akibat timpukan pendemo,” ujar Boy.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945
Tak Berkategori - Jumat, 22 September 2017 - 16:53 WIB

DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945

Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung pembahasan posisi Kejaksaan Agung dalam amandemen UUD 1945 agar posisinya tugas dan fungsinya jelas ...
Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 16:11 WIB

Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela

Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar akan membacakan putusan sela dalam perkara permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh ...
YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 16:01 WIB

YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang ...
Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:50 WIB

Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyatakan pemutaran film sejarah Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) dinilai tepat. Karena ini ...
Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital
Ekonomi - Jumat, 22 September 2017 - 15:25 WIB

Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital

Pemerintah akan mendorong pengembangan ekonomi digital melalui basis industri dan perdagangan elektronik (e-commerce). Salah satu kunci sukses pelaksanaannya adalah perlu ...
Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:23 WIB

Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu ...