Minggu, 22 Oktober 2017 | 00.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kasus Penjualan Aset Negara, Dahlan Iskan Kembali Diperiksa

Kasus Penjualan Aset Negara, Dahlan Iskan Kembali Diperiksa

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 7 November 2016 - 11:57 WIB

IMG-18282

Dahlan Iskan Ditetapkan sebagai tersangka Kajati Jatim (KiniNews/Ist)

Surabaya, kini.co.id – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan kembali diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, terkait kasus dugaan korupsi penjualan aset negara, Senin (7/11/2016).

Pemeriksaan ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya dirinya batal diperiksa karena alasan kesehatan.

Tiba sekira pukul 8.45, Dahlan langsung memasuki pempat penyidikan pidana khusus Kejati bersama kuasa hukumnya, Pieter Talaway. Dahlan juga hanya melempar senyum kepada awak media yang berada di lokasi.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Romy Arizyanto menyebutkan pemeriksaan Dahlan kali ini merupakan lanjutan pemeriksaan sebelumnya yakni terkait kasus korupsi aset PT Panca Wira Usaha (PWU).

“Sekaligus melaksanakan kewajibannya melapor karena berstatus tahanan kota. Dahlan belum diperiksa lagi dalam kasus dugaan korupsi proyek mobil listrik,” jelasnya.

Seperti diketahui, Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Jatim pada Kamis 27 Oktober 2016. Dahlan diduga terlibat kasus dugaan korupsi pelepasan aset Pemprov Jatim di Kediri dan Tulungagung pada tahun 2003.

Saat itu Dahlan Iskan menjabat sebagai Direktur Utama PT PWU. Sebelumnya, penyidik juga sudah menetapkan mantan Kepala Biro Aset PWU, Wishnu Wardhana, sebagai tersangka.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:05 WIB

Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon

Mangkir sidang perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP), Ketua DPR RI Setya Novanto diketahui pergi ke Cirebon untuk menghadiri Haul ...
Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran masih terus dibahas DPR. Kini, tersisa dua hal yang masih menjadi perdebatan. Pertama, perdebatan mengenai ...
Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK
Peristiwa - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK

Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10) siang kemarin, hingga larut ...
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...