Senin, 26 Juni 2017 | 00.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kasus Penjualan Aset Negara, Dahlan Iskan Kembali Diperiksa

Kasus Penjualan Aset Negara, Dahlan Iskan Kembali Diperiksa

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 7 November 2016 - 11:57 WIB

IMG-18282

Dahlan Iskan Ditetapkan sebagai tersangka Kajati Jatim (KiniNews/Ist)

Surabaya, kini.co.id – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan kembali diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, terkait kasus dugaan korupsi penjualan aset negara, Senin (7/11/2016).

Pemeriksaan ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya dirinya batal diperiksa karena alasan kesehatan.

Tiba sekira pukul 8.45, Dahlan langsung memasuki pempat penyidikan pidana khusus Kejati bersama kuasa hukumnya, Pieter Talaway. Dahlan juga hanya melempar senyum kepada awak media yang berada di lokasi.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Romy Arizyanto menyebutkan pemeriksaan Dahlan kali ini merupakan lanjutan pemeriksaan sebelumnya yakni terkait kasus korupsi aset PT Panca Wira Usaha (PWU).

“Sekaligus melaksanakan kewajibannya melapor karena berstatus tahanan kota. Dahlan belum diperiksa lagi dalam kasus dugaan korupsi proyek mobil listrik,” jelasnya.

Seperti diketahui, Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Jatim pada Kamis 27 Oktober 2016. Dahlan diduga terlibat kasus dugaan korupsi pelepasan aset Pemprov Jatim di Kediri dan Tulungagung pada tahun 2003.

Saat itu Dahlan Iskan menjabat sebagai Direktur Utama PT PWU. Sebelumnya, penyidik juga sudah menetapkan mantan Kepala Biro Aset PWU, Wishnu Wardhana, sebagai tersangka.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...