Selasa, 28 Maret 2017 | 01.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Industri Perikanan Nasional Perlu Direvitalisasi

Industri Perikanan Nasional Perlu Direvitalisasi

Reporter : Fadilah | Senin, 7 November 2016 - 13:01 WIB

IMG-18287

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kadin, di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin, (7/11/2016). (KiniNews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perindustrian (Menperin) RI Airlangga Hartanto mengatakan tingkat utilisasi di sektor kelautan dan perikanan masih sangat rendah, begitu pula dengan jumlah ekspor perikanan yang terus mengalami penurunan. Karenanya, industri perikanan nasional membutuhkan revitalisasi dan konsolidasi guna mengatasi permasalahan tersebut.

“Kami ingin bagaimana melakukan pendampingan dan kebijakan yang tepat sehingga industri ini bisa direvitalisasi dan dikonsolidasikan dulu,” tutur Airlangga dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kadin, di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin, (7/11/2016).

Yang perlu dikonsolidasikan lanjut dia adalah terkait data yang masih beragam hingga saat ini. Hal tersebut dirasa perlu untuk menjamin kepastian investasi bagi industri pengolahan ikan.

Kemperin, menurut Airlangga, akan mempelajari dan mencari jalan keluar terkait kendala dalam pengembangan industri perikanan di dalam negeri. Misalnya mengenai pembuatan peta jalan industri kelautan dan perikanan seperti yang tercantum didalam instruksi presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2016.

“Terkait dengan peta jalan industri kelautan dan perikanan tersebut, kami berencana untuk memberikan insentif,” katanya.

Hanya saja politikus Golkar itu enggan membeberkan insentif seperti apa yang akan diberikan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...