Rabu, 22 Februari 2017 | 01.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Buni Yani Sebut Dirinya Bukan Pengupload Pertama Video Ahok

Buni Yani Sebut Dirinya Bukan Pengupload Pertama Video Ahok

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 7 November 2016 - 16:14 WIB

IMG-18293

Buni Yani menjelaskan soal video Ahok. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terus mendapat perhatian publik.

Video yang dikenal dari akun Buni Yani itu pun menjadi viral bahkan menjadi persoalan hukum hingga saat ini.

Buni Yani pun dicurigai sengaja mengedit dan memotong video itu sehingga Ahok terkesan menistakan agama. Banyak yang curiga Buni Yani menghilangkan sebagian kata dalam video tersebut.

Menanggapi kecurigaan itu Buni Yani mengatakan dirinya samasekali tidak ada mengedit video tersebut. Ia pun berkeras tak memiliki kepentingan dengan mengedit video itu.

Selain itu, ia tidak punya kemampuan editing video dan tak punya waktu melakukannya.

(Baca Juga: Dugaan Penistaan Agama, Bareskrim Belum Pastikan Kapan Pemeriksaan Buni Yani)

“Saya bukan pertama kali meng-upload video. Sama sekali bukan saya. Ini kan dari pemda kemudian dari media NKRI. Saya dituduh memotong yang dari 1 jam ke 31 detik. Itu tidak benar. Saya tidak mempunyai kemampuan editing. Saya tak punya alatnya. Saya tidak ada waktu, karena saya mengajar. Saya enggak ada kepentingan,” ucap Buni di Jakarta, Senin (7/11/2016).

Ia pun bersumpah tidak mengubah apa-apa dalam video tersebut sama sekali.

“Dalam bahasanya itu, ‘Jangan percaya kepada orang,’ bahasanya, ‘Bapak-bapak, ibu-ibu punya batin sendiri tidak pilih saya. Dibohongi pakai….’ Kata ‘pakai’ ini penting sekali. Tapi dalam konteks itu tidak ada maksud terlapor mengatakan Al Maidah itu bohong,” Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Riski Ditemukan tak Bernyawa
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:40 WIB

Riski Ditemukan tak Bernyawa

Korban tenggelam di Kali Pulo, Kecamatan Medan Satria, Muhammad Riski (16) berhasil ditemukan tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kota ...
Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:31 WIB

Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi

Lima warga lansia, dan Satu dibawah umur yang sedang mengidap penyakit berhasil dievakuasi Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ...
SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:27 WIB

SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ananda yang berada di Jalan Prof. M Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Siap melaksanakan ...
Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:59 WIB

Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal

Seluruh proyek kolam retensi atau tandon yang dibangun sejak 2015 hingga 2016 di wilayah Kota Bekasi hingga kini belum berfungsi ...
Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:18 WIB

Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !

Kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ditengah-tengah massa ratusan ribu aksi 212 jilid II di DPR, ...
Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:49 WIB

Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak menyalahkan siapa pun terhadap bencana ...