Rabu, 17 Januari 2018 | 00.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Roadmap Percepatan Industri Perikanan Ditargetkan Selesai 1 Bulan

Roadmap Percepatan Industri Perikanan Ditargetkan Selesai 1 Bulan

Reporter : Fadilah | Senin, 7 November 2016 - 16:28 WIB

IMG-18295

Industri Perikanan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah menyatakan bertekad akan membuat industri perikanan nasional merajai Asia. Setelah sebelumnya melakukan upaya penangangan terhadap penangkapan ikan ilegal ‘illegal fishing’, langkah selanjutnya penataan industri perikanan nasional.

Sebagai bentuk keseriusannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 22 Agustus 2016 mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional.

Dalam Inpres tersebut, secara khusus Presiden menginstruksikan kepada Menteri Perindustrian untuk mengevaluasi peraturan perundang-undangan yang menghambat pengembangan industri perikanan nasional.

Sehingga dapat mempercepat pembangunan industri non produk pangan berbahan baku ikan dan rumput laut, serta mempercepat pembangunan industri bahan penolong untuk kebutuhan industri perikanan nasional.

Hal tersebut dibenarkan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartanto. Kata dia Inpres tersebut mengharuskan pemerintah membuat turunan Inpres dalam bentuk roadmap atau peta jalan.

“Roadmap tersebut ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan,” tuturnya usai Rakernas Kadin, di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin, (7/11/2016).

Saat ini, roadmap tersebut masih dalam pembahasan. Pihak Kemenperin dan KKP juga masih menkonsolidasikan terkait dengan data industri dan data perikanan.

Roadmap tersebut diharapkan tidak hanya berfokus dalam industri penangkapan ikan, cold storage, dan ekspor ikan. Namun juga lifestyle masyarakat Indonesia dimasa depan.

“Jadi kita tidak hanya industri penangkapan ikan dan cold storage kemudian di ekspor,” ucapnya.

Politikus Golkar itu menambahkan industri ini dapat berkembang dengan mulus, jika profitablitas yang akan dihasilkan oleh pengusaha tinggi.

Karenanya Airlangga berharap, roadmap ini dapat menjadi kunci medorong industri perikanan dan maritim.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK sita tas mewah hingga mobil milik Rita Widyasari
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 21:39 WIB

KPK sita tas mewah hingga mobil milik Rita Widyasari

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari yang diduga berasal dari hasil ...
Oso: Kalau Wiranto mau jadi ketua lagi saya kasihkan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 19:43 WIB

Oso: Kalau Wiranto mau jadi ketua lagi saya kasihkan

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) mengaku tidak masalah jika Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto ingin ...
Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 17:36 WIB

Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak

Mabes Polri menegaskan jika 10 orang anggota Polri yang ikut maju dalam Pilkada serentak masih berstatus polisi hingga penetapan pasangan ...
JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 16:14 WIB

JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan

Pernyataan La Nyalla terkait mahar politik yang diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuai banyak reaksi di masyarakat.Sebagaian masyarakat tak menyangka ...
Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani
Ekonomi - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:16 WIB

Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani

Zulkifli Hasan Selaku Ketua MPR RI mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimport beras dari Vietnam dan Thailand. Ia juga menyapaikan ...
12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS
Peristiwa - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:13 WIB

12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS

Dua belas pasien korban ambruknya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS)."Kedua belas ...