Kamis, 23 Februari 2017 | 05.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kericuhan Demo 4 November Diduga Sengaja Diciptakan, Polisi: Ada Donatur!

Kericuhan Demo 4 November Diduga Sengaja Diciptakan, Polisi: Ada Donatur!

Selasa, 8 November 2016 - 08:53 WIB

IMG-18319

Aksi Bela Islam II di Istana berakhir ricuh (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Kericuhan dalam Aksi Bela Islam Jilid II yang digelar 4 November 2016 hampir mencoreng aksi damai yang digelar dari siang hari oleh jutaan umat Islam.

Terungkap sebuah fakta bahwa kerucuhan yang terjadi merupakan sebuah kesengajaan dengan kepentingan oknum tertentu.

Hal ini berdasarkan penyelidikan polisi kepada oknum provokator yang ditangkap.

“Polisi bergerak sesuai fakta-fakta hukum. Maksudnya fakta hukum siapa berbuat apa harus jelas. Karena kita akan sampaikan ke pengadilan, itu konstruksi hukumnya, sebab kita negara hukum,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, Selasa (7/11/2016).

Ia menyebut hasil sementara penyelidikan, diduga ada donatur yang membiayai kericuhan tersebut.

“Begitu konstruksi hukum. Kalau nanti ada benang merahnya yang memobilisasi, memerintahkan, menyuruh nanti kita lihat, termasuk ada yang membiayai dan mendanai,” kata dia.

Menurutnya, dari peralatan dan senjata yang dibawa para oknum pelaku kerusuhan diduga peristiwa itu telah direncanakan untuk maksud tertentu. Dan untuk melancarkan itu akan butuh biaya.

“Begini semua kan perlu dana dan biaya. Nanti kita lihat. Nanti fakta hukum penyidik yang akan mengungkap itu,” cetus Awi.

Diketahui, dalam kerusuhan di depan Istana Merdeka, Jumat (4/11/2016) lalu, polisi memeriksa 10 orang yang diduga sebagai provokator kerusuhan. Namun, karena tak cukup bukti mereka pun dibebaskan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Patrialis Akbar Tegaskan Tak Ada Hakim Lain yang Terlibat
Hukum - Rabu, 22 Februari 2017 - 22:29 WIB

Patrialis Akbar Tegaskan Tak Ada Hakim Lain yang Terlibat

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar membantah ada keterlibatan hakim lain dalam kasus yang menjeratnya.Menurutnya, kasus penerimaan suap atas Undang-undang ...
Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur
Ekonomi - Rabu, 22 Februari 2017 - 19:07 WIB

Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur

Maskapai Penerbangan Lion Air akan membuka dua rute baru dari Solo ke Kuala Lumpur, Malaysia dengan frekuensi terbang sebanyak satu ...
Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 17:40 WIB

Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi meminta aparatur keamanan segera mengambil sikap atas aksi intimidasi Fredy Tahuney alias Iwan ...
Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 16:28 WIB

Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan mengklaim tak pernah melakukan kriminalisasi para ulama. Berbeda dengan tuduhan pimpinan Front ...
Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR
Politik - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:52 WIB

Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo yang tidak menggubris status hukum Ahok sebagai tersangka penistaan agama menuai komentar dari ...
Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada
Peristiwa - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:10 WIB

Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada

Gunung-gunung api di Indonesia hingga saat ini masih menggeliat. Bahkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat ini ada ...