Minggu, 23 Juli 2017 | 17.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Pertamina Mengaku Kesulitan Alihkan Pengunaan Gas Elpiji Subsidi

Pertamina Mengaku Kesulitan Alihkan Pengunaan Gas Elpiji Subsidi

Rabu, 9 November 2016 - 04:15 WIB

IMG-18338

Ilustrasi Gas 3 Kg (KiniNews/Net)

Jakarta, kini.co.id – PT Pertamina (Persero) mengaku kesulitan mengalihkan pengguna elpiji bersubsidi 3 kilogram ke elpiji nonsubsidi agar pemakaiannya lebih tepat sasaran.

Berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), hanya 25,2 juta rumah tangga yang berhak menerima subsidi elpiji 3 kg. Sementara data penerima ada 59 juta rumah tangga.

Pasalnya saat ini produk subsidi yang langsung berbentuk barang dan masih digunakan secara luas dimasyarakat adalah bahan bakar minyak (BBM) solar dan elpiji.

Sementara subsidi lainnya sudah diubah sistemnya menjadi bantuan sosial seperti beras sejahtera atau biasa dikenal dimasyarakat dengan beras miskin (raskin).

“Pemerintah tengah menggodok agar elpiji ini juga menjadi subsidi langsung agar lebih tepat sasaran seperti beras miskin. Jadi masyarakat yang berhak menerima (subsidi) hanya boleh (menggunakannya) untuk dibelikan elpiji. Tapi hal itu masih butuh waktu,” ungkap Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang dalam pemaparan kinerjanya di Jakarta, Selasa (8/11).

Bambang mengatakan, salah satu upaya yang kini terus dilakukan adalah dengan pendekatan persuasif dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi kalangan miskin.

Upaya lainnya, tambah Bambang yang tengah dilakukan juga adalah mendorong pemerintah daerah menggalakkan arahan agar aparat sipil negara (ASN) tidak lagi menggunakan gas subsidi 3 kg.

“Jadi sifatnya persuasif, menyadarkan. Itu haknya orang miskin. Kalau dimakan berarti zholim. Kalau zholim berarti tidak berkah,” kata Bambang.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan salah satu solusi masalah tersebut adalah menciptakan produk baru yang setara baik harga eceran maupun ukuran guna menanggulangi praktik oplosan.

Misalnya, ketika harga pokok elpiji subsidi 3 kg sebesar Rp25 ribu, maka “bright gas” 3 kg nantinya akan dibanderol sekitar Rp28 ribu sehingga mencegah praktik oplos.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...