Kamis, 23 Maret 2017 | 09.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kader HMI Ismail Ibrahim Berprestasi Baik di Kampusnya

Kader HMI Ismail Ibrahim Berprestasi Baik di Kampusnya

Rabu, 9 November 2016 - 12:13 WIB

IMG-18348

Ismail Ibrahim dalam kericuhan Aksi Bela Islam II. (KiniNews/Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kader HMI, Ismail Ibrahim yang disebut provokator kericuhan Aksi Bela Islam Jilid II pada 4 November ternyata dikenal sebagai mahasiswa yang berprestasi baik di kampusnya, Universitas Nasional.

Ismail juga dikenal sebagai mahasiswa yang gigih dan cerdas yang cukup dikenal di kampus.

Setidaknya itulah yang diungkapkan Kepala Bidang Humas Unas Dian Metha, Jakarta, Rabu (9/11/2016) menjawab pertanyaan terkait mahasiswa jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) tersebut.

“Dari sisi akademik, mahasiswa ini cerdas, IPK bagus sampai 3,29. Bahkan tidak ada catatan buruk di kampus. Dia anak rantau dari Tidore yang punya semangat kuliah yang tinggi,” ungkap Dian.

Namun, Dian menegaskan aksi yang dilakukan Ismail tidak ada hubungannya dengan Unas sebab dia membawa nama pribadi.

“Pada aksi kemarin, jelas bahwa yang dilakukan mahasiswa itu tidak ada kaitannya dengan Unas, karena yang dilakukannya atas nama pribadi,” katanya.

Sebelumnya, Ismail ditangkap saat berada di kediaman anggota DPD RI Basri Salama, Jalan Attahiriyah, Pejaten Barat, Jakarta Selatan. Selain itu kepolisian juga menangkap kader bernama Ismail Ibrahim, yang diduga sebagai provokator saat demonstrasi 4 November 2016.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...