Sabtu, 24 Juni 2017 | 05.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Pertamina Kaji Satu Harga BBM untuk Industri

Pertamina Kaji Satu Harga BBM untuk Industri

Reporter : Fadilah | Rabu, 9 November 2016 - 15:07 WIB

IMG-18352

BBM. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto akan segera mencarikan solusi agar sektor industri di wilayah terpencil mendapatkan satu harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal tersebut menyusul banyaknya perusahaan di daerah yang menginginkan satu harga BBM.

Diakuinya satu harga BBM itu adalah penugasan. Kendati demikian perusahaan plat merah itu mengaku akan mengusahakannya karena hal tersebut menyangkut kebutuhan nasional.

“Saat ini kami masih mengkaji solusi yang tepat dan akan mengusahakan agar terwujud satu harga BBM bagi sektor industri,” tutur Dwi di Jakarta, Rabu, (9/11/2016).

Dia menambahkan saat ini perusahaan sedang melakukan inventarisasi industri di wilayah terpencil. Dia berharap dalam waktu dekat Pertamina segera mendapatkan solusi yang tepat.

Sebagai informasi presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan program ‘Satu Harga Bahan Bakar Minyak (BBM)’ di Papua.

Dengan demikian harga BBM di Papua dan sekitarnya akan diseragamkan dengan Harga BBM di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) yaitu Rp 6.450 per liter untuk premium, dan Rp 5.150 per liter untuk harga solar.

Terkait permintaan presiden itu Pertamina telah menemukan solusinya. Beberapa langkah yang dilakukan oleh perusahaan plat merah itu adalah dengan mendatangkan pesawat khusus Air Tractor.

Ini difasilitasi oleh Pelita Air Service anak usaha dari Pertamina, yang merupakan best practice dalam pengiriman BBM via udara sebagau moda khusus yang dedicate menjaga ketahanan suplai agar harga terjangkau.

Kemudian Pertamina melalui pendirian lembaga penyalur Pertamina di 8 Kabupaten Pegunungan dan Pedalaman seperti Puncak, Nduga, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Yaimo, Tolikara, Intan Jaya dan pegunungan Afrak.

Selain itu Pertamina juga berupaya menggunakan berbagai moda transportasi baik darat maupun laut. Untuk menggunakan moda transportasi ini tentu ada biaya distribusi yang harus ditanggung oleh Pertamina.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Gagal Diakusisi, Seluruh Gerai 7-Eleven Resmi Tutup
Ekonomi - Sabtu, 24 Juni 2017 - 04:43 WIB

Gagal Diakusisi, Seluruh Gerai 7-Eleven Resmi Tutup

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memastikan tidak mengakuisisi semua gerai 7-eleven (sevel) yang dimiliki oleh PT Modern Sevel Indonesia, ...
Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa
Hukum - Jumat, 23 Juni 2017 - 21:42 WIB

Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa

CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo resmi ditetapkan sebagai tersangka lantaran SMS yang dikirimkan kepada jaksa Yulianto diduga mengandung unsur ancaman. ...
Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina
Politik - Jumat, 23 Juni 2017 - 20:41 WIB

Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina

Ribuan massa dari Voice of Palestine, Garda Suci Merah Putih dan Solidaritas Muslimin Indonesia untuk Al-Quds mendatangi Kedutaan Besar Amerika ...
Jalanan Jakarta Mulai Lengang
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 17:18 WIB

Jalanan Jakarta Mulai Lengang

Ibukota Jakarta tak lagi sesumpek biasanya. Setiap tahun menjelang Lebaran, puluhan bahkan ratusan ribu orang pergi menuju kampung halaman untuk berkumpul ...
Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 16:36 WIB

Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun

Polisi menyebutkan selama Ramadhan, angka kriminalitas cukup mengalami penurunan hingga antara 20 sampai 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Termasuk arus ...
Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik
Peristiwa - Jumat, 23 Juni 2017 - 10:56 WIB

Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik

Presiden Jokowi yang direncakan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah di Jakarta turut mengucapkan selamat mudik kepada masyarakat ...