Minggu, 20 Agustus 2017 | 12.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Nilai Tukar Rupiah Liar Pasca Pilpres AS, Pemerintah Diminta Jaga Fundamental

Nilai Tukar Rupiah Liar Pasca Pilpres AS, Pemerintah Diminta Jaga Fundamental

Reporter : Fadilah | Jumat, 11 November 2016 - 14:59 WIB

IMG-18366

Dana asing. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengaku segala keputusan dan perubahan yang terjadi di AS (Amerika Serikat) termasuk dari sisi politik akan memberikan dampak yang luas ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kendati demikian Bambang membantah jika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang bergerak cukup liar pada perdagangan hari ini, Jumat (11/11/2016) merupakan imbas dari hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) yang memenangkan Donald Trump dari Partai Republik.

Menurutnya terpuruknya nilai tukar rupiah murni imbas prediksi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) yang memang direncanakan usai hajatan Pilpres AS.

“Itu karena The Federal Reserve mau naikin (suku bunga) setelah pemilihan presiden selesai,” tutur Bambang di Jakarta, Jumat (11/11/2016).

Oleh karena itu Bambang mengingatkan agar pemerintah tetap fokus menjaga fundamental ekonomi Indonesia hingga akhir tahun.

“Pokoknya jaga fundamental, jaga kepercayaan, dan dipastikan ini hanya temporer (dampak pelemahan rupiah),” imbaunya.

Untuk diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS amblas pada perdagangan hari ini dan sempat menyentuh Rp13.865 atau melemah hingga 5,55% dari Rp13.138 kemarin.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi: Tak Usah Diperbesar
Politik - Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:31 WIB

Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi: Tak Usah Diperbesar

Presiden Jokowi mengaku menyesalkan atas insiden kesalahan cetak foto bendera Indonesia terbalik pada buku panduan resmi yang dibagikan secara gratis ...
Kapolda Papua Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan ke Timika
Nasional - Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:52 WIB

Kapolda Papua Tegaskan Tak Ada Penambahan Pasukan ke Timika

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar menegaskan tidak ada penambahan pasukan ke Timika pascaaksi anarkis yang dilakukan ...
Manajemen Freeport Himbau Karyawan Hindari Check Point 28
Nasional - Minggu, 20 Agustus 2017 - 01:47 WIB

Manajemen Freeport Himbau Karyawan Hindari Check Point 28

Manajemen PT Freeport Indonesia mengimbau para karyawannya agar menghindari Check Point 28 samping Bandara Mozes Kilangin Timika yang sempat diserang ...
Cak Imin: Wujud Nyata PKB Bumikan Pancasila Lewat Sineas
Politik - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 23:48 WIB

Cak Imin: Wujud Nyata PKB Bumikan Pancasila Lewat Sineas

Gelaran PKB Movie Award 2017 yang diinisiasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) akhirnya berhasil mendaptkan nama-nama nominator terbaik. Ajang yang ...
Demo Karyawan Freeport, Blokade Jalan Utama Timika-Tembagapura
Nasional - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 21:39 WIB

Demo Karyawan Freeport, Blokade Jalan Utama Timika-Tembagapura

Ribuan karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya yang selama ini mogok kerja di Timika, Papua beserta istri mereka hingga ...
Tito Intruksikan Pengunggah Video Pungli Diberi Penghargaan
Hukum - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 20:23 WIB

Tito Intruksikan Pengunggah Video Pungli Diberi Penghargaan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Kalimantan Selatan Brigadir Jenderal Polisi Rachmat Mulyana agar memberikan penghargaan kepada sopir yang mengunggah ...