Selasa, 24 Januari 2017 | 06.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Perdagangan RI Oktober 2016 Surplus, BPS : AS Penyumbang Terbesar

Perdagangan RI Oktober 2016 Surplus, BPS : AS Penyumbang Terbesar

Reporter : Fadilah | Selasa, 15 November 2016 - 14:37 WIB

IMG-18432

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2016 mengalami surplus US$ 1,21 miliar. Surplus diperoleh lantaran nilai ekspor Indonesia di bulan kesepuluh ini mencapai US$ 12,68 miliar atau lebih besar dibanding realisasi impor yang hanya sebesar US$ 11,47 miliar.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan angka ekspor Indonesia meningkat 0,88% dibandingkan September 2016. Begitu juga dibandingkan Oktober 2015 meningkat 4,6%.

“Ekspor non-migas Oktober 2016 mencapai US$ 11,68 miliar, naik 1,22% dibandingkan September 2016, sementara dibandingkan ekspor Oktober 2015 naik 8,43% ,” paparnya di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa, (15/11/2016).

Kata dia secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2016 mencapai US$ 117,09 miliar atau menurun 8,04% dibanding periode yang sama tahun 2015, demikian juga ekspor non migas mencapai US$ 106,37 miliar atau menurun 4,65%.

Peningkatan ekspor non-migas Oktober 2016 terjadi pada lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar US$ 287,1 juta. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bijih, kerak dan abu logam sebesar US$ 158,8 juta.

Dari sisi impor, angka yang mencapai US$ 11,47 miliar ini naik 1,55% jika dibandingkan September 2016, demikian pula jika dibandingkan Oktober 2015 naik 3,27%.

“Impor non-migas pada Oktober 2016 mencapai US$ 9,94 miliar atau naik 4,27% jika dibandingkan September 2016. Sama halnya jika dibandingkan Oktober 2015 naik 6,33%,” kata dia.

Untuk impor migas Oktober 2016 mencapai US$ 1,53 miliar atau turun 13,13% jika dibandingkan September 2016, sama halnya jika dibandingkan Oktober 2015 turun 12,97%.

Secara Kumulatif, nilai impor Januari-Oktober 2016 mencapai US$ 110,17 miliar atau turun 7,50% dibandingkan periode yang sama tahun 2015.

“Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas US$ 15,30 miliar (turun 27,73%) dan non-migas US$ 94,86 miliar (turun 3,12%),” katanya.

Hal senada dikatakan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo. Menurut Sasmito, secara keseluruhan BPS mencatat bahwa neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus tertinggi terhadap Amerika Serikat.

“Surplusnya pun mencapai US$ 6,94 miliar,” imbuh Sasmito.

Kata Sasmito surplus neraca perdagangan Indonesia juga cukup besar pada negara India dan Belanda. Tercatat, surplus negara perdagangan Indonesia terhadap India mencapai US$ 5,7 miliar, sedangkan total neraca perdagangan pada Belanda adalah US$ 1,91 miliar.

Dia berharap agar neraca perdagangan Indonesia terus tumbuh terhadap Amerika Serikat. Khususnya setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

“Jadi kita harap dengan terpilihnya Trump perdagangan Indonesia juga meningkat,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan
Nasional - Selasa, 24 Januari 2017 - 00:08 WIB

Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan

Tujuh belas orang WNI yang diduga bergabung dengan ISIS dan di deportasi Pemerintah Turki ke Indonesia saat ini masih menjalani ...
Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 22:07 WIB

Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mempertanyakan simbol Palu-Arit yang terdapat pada uang pecahan baru Bank Indonesia. ...
Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 17:24 WIB

Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK); Febri Diansyah mengatakan penyidik bisa saja kembali memanggil istri mantan Direktur PT Garuda ...
Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:59 WIB

Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun

Wakil Direktur MAK, Virgo Sulianto Gohardi mengatakan modus jual beli jabatan seringkali dilakukan pada moment menjelang atau setelah Pilkada."Tujuannya adalah ...
Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:57 WIB

Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun

Wakil Direktur Madrasah Anti Korupsi (MAK), Virgo Sulianto Gohardi menduga sekitar 90% dari proses pengisian 21.000 jabatan kepala dinas di ...
Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan
Peristiwa - Senin, 23 Januari 2017 - 14:24 WIB

Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan

Dukungan terhadap imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengalir dari berbagai kalangan, termasuk selebritis.Pelawak Kiwil misalnya, yang ...