Jumat, 21 Juli 2017 | 13.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Perdagangan RI Oktober 2016 Surplus, BPS : AS Penyumbang Terbesar

Perdagangan RI Oktober 2016 Surplus, BPS : AS Penyumbang Terbesar

Reporter : Fadilah | Selasa, 15 November 2016 - 14:37 WIB

IMG-18432

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2016 mengalami surplus US$ 1,21 miliar. Surplus diperoleh lantaran nilai ekspor Indonesia di bulan kesepuluh ini mencapai US$ 12,68 miliar atau lebih besar dibanding realisasi impor yang hanya sebesar US$ 11,47 miliar.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan angka ekspor Indonesia meningkat 0,88% dibandingkan September 2016. Begitu juga dibandingkan Oktober 2015 meningkat 4,6%.

“Ekspor non-migas Oktober 2016 mencapai US$ 11,68 miliar, naik 1,22% dibandingkan September 2016, sementara dibandingkan ekspor Oktober 2015 naik 8,43% ,” paparnya di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa, (15/11/2016).

Kata dia secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2016 mencapai US$ 117,09 miliar atau menurun 8,04% dibanding periode yang sama tahun 2015, demikian juga ekspor non migas mencapai US$ 106,37 miliar atau menurun 4,65%.

Peningkatan ekspor non-migas Oktober 2016 terjadi pada lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar US$ 287,1 juta. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bijih, kerak dan abu logam sebesar US$ 158,8 juta.

Dari sisi impor, angka yang mencapai US$ 11,47 miliar ini naik 1,55% jika dibandingkan September 2016, demikian pula jika dibandingkan Oktober 2015 naik 3,27%.

“Impor non-migas pada Oktober 2016 mencapai US$ 9,94 miliar atau naik 4,27% jika dibandingkan September 2016. Sama halnya jika dibandingkan Oktober 2015 naik 6,33%,” kata dia.

Untuk impor migas Oktober 2016 mencapai US$ 1,53 miliar atau turun 13,13% jika dibandingkan September 2016, sama halnya jika dibandingkan Oktober 2015 turun 12,97%.

Secara Kumulatif, nilai impor Januari-Oktober 2016 mencapai US$ 110,17 miliar atau turun 7,50% dibandingkan periode yang sama tahun 2015.

“Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas US$ 15,30 miliar (turun 27,73%) dan non-migas US$ 94,86 miliar (turun 3,12%),” katanya.

Hal senada dikatakan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo. Menurut Sasmito, secara keseluruhan BPS mencatat bahwa neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus tertinggi terhadap Amerika Serikat.

“Surplusnya pun mencapai US$ 6,94 miliar,” imbuh Sasmito.

Kata Sasmito surplus neraca perdagangan Indonesia juga cukup besar pada negara India dan Belanda. Tercatat, surplus negara perdagangan Indonesia terhadap India mencapai US$ 5,7 miliar, sedangkan total neraca perdagangan pada Belanda adalah US$ 1,91 miliar.

Dia berharap agar neraca perdagangan Indonesia terus tumbuh terhadap Amerika Serikat. Khususnya setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

“Jadi kita harap dengan terpilihnya Trump perdagangan Indonesia juga meningkat,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...
DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:05 WIB

DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK

Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan melakukan uji materi terkait Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru saja disetujui ...