Sabtu, 20 Januari 2018 | 10.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Perdagangan RI Oktober 2016 Surplus, BPS : AS Penyumbang Terbesar

Perdagangan RI Oktober 2016 Surplus, BPS : AS Penyumbang Terbesar

Reporter : Fadilah | Selasa, 15 November 2016 - 14:37 WIB

IMG-18432

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2016 mengalami surplus US$ 1,21 miliar. Surplus diperoleh lantaran nilai ekspor Indonesia di bulan kesepuluh ini mencapai US$ 12,68 miliar atau lebih besar dibanding realisasi impor yang hanya sebesar US$ 11,47 miliar.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan angka ekspor Indonesia meningkat 0,88% dibandingkan September 2016. Begitu juga dibandingkan Oktober 2015 meningkat 4,6%.

“Ekspor non-migas Oktober 2016 mencapai US$ 11,68 miliar, naik 1,22% dibandingkan September 2016, sementara dibandingkan ekspor Oktober 2015 naik 8,43% ,” paparnya di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa, (15/11/2016).

Kata dia secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2016 mencapai US$ 117,09 miliar atau menurun 8,04% dibanding periode yang sama tahun 2015, demikian juga ekspor non migas mencapai US$ 106,37 miliar atau menurun 4,65%.

Peningkatan ekspor non-migas Oktober 2016 terjadi pada lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar US$ 287,1 juta. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bijih, kerak dan abu logam sebesar US$ 158,8 juta.

Dari sisi impor, angka yang mencapai US$ 11,47 miliar ini naik 1,55% jika dibandingkan September 2016, demikian pula jika dibandingkan Oktober 2015 naik 3,27%.

“Impor non-migas pada Oktober 2016 mencapai US$ 9,94 miliar atau naik 4,27% jika dibandingkan September 2016. Sama halnya jika dibandingkan Oktober 2015 naik 6,33%,” kata dia.

Untuk impor migas Oktober 2016 mencapai US$ 1,53 miliar atau turun 13,13% jika dibandingkan September 2016, sama halnya jika dibandingkan Oktober 2015 turun 12,97%.

Secara Kumulatif, nilai impor Januari-Oktober 2016 mencapai US$ 110,17 miliar atau turun 7,50% dibandingkan periode yang sama tahun 2015.

“Kumulatif nilai impor terdiri dari impor migas US$ 15,30 miliar (turun 27,73%) dan non-migas US$ 94,86 miliar (turun 3,12%),” katanya.

Hal senada dikatakan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo. Menurut Sasmito, secara keseluruhan BPS mencatat bahwa neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus tertinggi terhadap Amerika Serikat.

“Surplusnya pun mencapai US$ 6,94 miliar,” imbuh Sasmito.

Kata Sasmito surplus neraca perdagangan Indonesia juga cukup besar pada negara India dan Belanda. Tercatat, surplus negara perdagangan Indonesia terhadap India mencapai US$ 5,7 miliar, sedangkan total neraca perdagangan pada Belanda adalah US$ 1,91 miliar.

Dia berharap agar neraca perdagangan Indonesia terus tumbuh terhadap Amerika Serikat. Khususnya setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

“Jadi kita harap dengan terpilihnya Trump perdagangan Indonesia juga meningkat,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...