Rabu, 28 Juni 2017 | 05.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Donald Trump Jadi Presiden AS, BPS Berharap Tak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Donald Trump Jadi Presiden AS, BPS Berharap Tak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Reporter : Fadilah | Selasa, 15 November 2016 - 14:47 WIB

IMG-18434

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Warga Amerika Serikat (AS) sudah memberikan suaranya untuk memilih presiden mereka ke-45. Hasil suara yang dihimpun, Donald Trump berhasil terpilih menjadi presiden AS mengalahkan Hillary Clinton.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto berharap terpilihnya Trump sebagai Presiden AS tidak mempengaruhi neraca ekspor perdagangan Indonesia. Pasalnya negeri Paman Sam itu merupakan negara tujuan ekspor utama Indonesia.

“Dengan adanya pergantian Presiden AS, semoga tidak akan pengaruh terhadap ekspor Indonesia yang memang paling besar ke AS,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Berdasarkan data selama Januari-Oktober 2016, ekspor ke AS mencapai US$ 12,89 miliar, atau memegang porsi 12,12% dari total ekspor.

Rinciannya ekspor minyak dan gas bumi (migas) mencapai US$ 354,4 juta dan non migas sebesar US$ 12,8 miliar. Bila dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, ada penurunan 2,74%.

Beberapa produk utama selain migas yang diekspor adalah karet, tekstil, alas kaki, peralatan rumah tangga, komponen mesin dan peralatan listrik, kopi, coklat, dan lainnya.

Ditempat yang sama, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan bahwa neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus tertinggi terhadap Amerika Serikat.

“Surplusnya pun mencapai US$ 6,94 miliar,” imbuh Sasmito.

Lebih jauh ia berharap agar neraca perdagangan Indonesia terus tumbuh terhadap Amerika Serikat. Khususnya setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

“Jadi kita harap dengan terpilihnya Trump perdagangan Indonesia juga meningkat,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...