Senin, 21 Agustus 2017 | 15.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Donald Trump Jadi Presiden AS, BPS Berharap Tak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Donald Trump Jadi Presiden AS, BPS Berharap Tak Pengaruhi Ekspor Indonesia

Reporter : Fadilah | Selasa, 15 November 2016 - 14:47 WIB

IMG-18434

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. (Kininews/FADILLAH)

Jakarta, kini.co.id – Warga Amerika Serikat (AS) sudah memberikan suaranya untuk memilih presiden mereka ke-45. Hasil suara yang dihimpun, Donald Trump berhasil terpilih menjadi presiden AS mengalahkan Hillary Clinton.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto berharap terpilihnya Trump sebagai Presiden AS tidak mempengaruhi neraca ekspor perdagangan Indonesia. Pasalnya negeri Paman Sam itu merupakan negara tujuan ekspor utama Indonesia.

“Dengan adanya pergantian Presiden AS, semoga tidak akan pengaruh terhadap ekspor Indonesia yang memang paling besar ke AS,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Berdasarkan data selama Januari-Oktober 2016, ekspor ke AS mencapai US$ 12,89 miliar, atau memegang porsi 12,12% dari total ekspor.

Rinciannya ekspor minyak dan gas bumi (migas) mencapai US$ 354,4 juta dan non migas sebesar US$ 12,8 miliar. Bila dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, ada penurunan 2,74%.

Beberapa produk utama selain migas yang diekspor adalah karet, tekstil, alas kaki, peralatan rumah tangga, komponen mesin dan peralatan listrik, kopi, coklat, dan lainnya.

Ditempat yang sama, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan bahwa neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus tertinggi terhadap Amerika Serikat.

“Surplusnya pun mencapai US$ 6,94 miliar,” imbuh Sasmito.

Lebih jauh ia berharap agar neraca perdagangan Indonesia terus tumbuh terhadap Amerika Serikat. Khususnya setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

“Jadi kita harap dengan terpilihnya Trump perdagangan Indonesia juga meningkat,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:41 WIB

BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Irma Suryani Chaniago mengungkapkan, wacana pembangunan gedung baru DPR bukanlah wacana yang datang ...
Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:38 WIB

Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Elza Syarief di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, ...
Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:30 WIB

Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP

Pengacara Elza Syarief mengaku tidak pernah mengajarkan untuk mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada Miryam S Haryani. Miryam merupakan terdakwa ...
JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 13:37 WIB

JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar para Diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk tidak mencontoh tindakan Johannes Marliem yang merugikan ...
Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:55 WIB

Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban

Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masinton Pasaribu mempertanyakan reaksi lambat KPK soal informasi adanya penyidik ...
Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:48 WIB

Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan

Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyampaikan laporan kinerja, Senin (21/8/2017) sekitar Pukul 14.00 WIB.Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu ...