Senin, 26 Juni 2017 | 00.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Selasa, 15 November 2016 - 16:10 WIB

IMG-18436

Intan Olivia Marbun, korban ledakan bom di Samarinda. (Ist)

Bandung, kini.co.id – Meninggalnya Intan Olivia Marbun (2), bocah yang menjadi korban bom gereja di Samarinda meninggalkan luka di hati banyak orang. Pasalnya, anak tak berdosa itu harus meregang nyawa akibat kejahatan teroris.

Ucapan duka mengalir di media sosial dari seluruh penjuru nusantara. Tak sedikit yang mengecam dan mengutuk tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama tersebut.

Tak hanya dari media sosial, ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi juga menyebut tindakan terorisme itu sudah di luar batas kemanusiaan.

“Tidak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita saya atas meninggalnya Intan. Itu sudah di luar batas kemanusiaan. Karena ini anak-anak kita,” ujar Jokowi usai memberikan arahan di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11/2016).

Tak sekedar belasungkawa, Jokowi menyatakan dengan kejadian itu, tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah terorisme. Presiden sekaligus menyinggung bahwa aksi kekerasan dan terorisme merupakan tantangan global yang juga dihadapi oleh negara-negara di dunia.

Ia pun meminta TNI untuk mengambil peran sebanyak-banyaknya dalam mengatasi situasi ini.

“Tantangan itu kita sampaikan gamblang dan jelas agar TNI bisa mengambil peran sebanyak-banyaknya dari sisi mana TNI akan masuk,” katanya.

Sebelumnya, bom meledak di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11) siang kemarin. Empat bocah yang tengah bermain di depan gereja menjadi korban. Satu di antaranya, dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhir pada pukul 03.45 WITA, Senin (14/11/2016).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...