Selasa, 28 Maret 2017 | 01.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Selasa, 15 November 2016 - 16:10 WIB

IMG-18436

Intan Olivia Marbun, korban ledakan bom di Samarinda. (Ist)

Bandung, kini.co.id – Meninggalnya Intan Olivia Marbun (2), bocah yang menjadi korban bom gereja di Samarinda meninggalkan luka di hati banyak orang. Pasalnya, anak tak berdosa itu harus meregang nyawa akibat kejahatan teroris.

Ucapan duka mengalir di media sosial dari seluruh penjuru nusantara. Tak sedikit yang mengecam dan mengutuk tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama tersebut.

Tak hanya dari media sosial, ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi juga menyebut tindakan terorisme itu sudah di luar batas kemanusiaan.

“Tidak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita saya atas meninggalnya Intan. Itu sudah di luar batas kemanusiaan. Karena ini anak-anak kita,” ujar Jokowi usai memberikan arahan di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11/2016).

Tak sekedar belasungkawa, Jokowi menyatakan dengan kejadian itu, tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah terorisme. Presiden sekaligus menyinggung bahwa aksi kekerasan dan terorisme merupakan tantangan global yang juga dihadapi oleh negara-negara di dunia.

Ia pun meminta TNI untuk mengambil peran sebanyak-banyaknya dalam mengatasi situasi ini.

“Tantangan itu kita sampaikan gamblang dan jelas agar TNI bisa mengambil peran sebanyak-banyaknya dari sisi mana TNI akan masuk,” katanya.

Sebelumnya, bom meledak di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11) siang kemarin. Empat bocah yang tengah bermain di depan gereja menjadi korban. Satu di antaranya, dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhir pada pukul 03.45 WITA, Senin (14/11/2016).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...