Minggu, 22 Oktober 2017 | 00.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Selasa, 15 November 2016 - 16:10 WIB

IMG-18436

Intan Olivia Marbun, korban ledakan bom di Samarinda. (Ist)

Bandung, kini.co.id – Meninggalnya Intan Olivia Marbun (2), bocah yang menjadi korban bom gereja di Samarinda meninggalkan luka di hati banyak orang. Pasalnya, anak tak berdosa itu harus meregang nyawa akibat kejahatan teroris.

Ucapan duka mengalir di media sosial dari seluruh penjuru nusantara. Tak sedikit yang mengecam dan mengutuk tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama tersebut.

Tak hanya dari media sosial, ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi juga menyebut tindakan terorisme itu sudah di luar batas kemanusiaan.

“Tidak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita saya atas meninggalnya Intan. Itu sudah di luar batas kemanusiaan. Karena ini anak-anak kita,” ujar Jokowi usai memberikan arahan di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11/2016).

Tak sekedar belasungkawa, Jokowi menyatakan dengan kejadian itu, tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah terorisme. Presiden sekaligus menyinggung bahwa aksi kekerasan dan terorisme merupakan tantangan global yang juga dihadapi oleh negara-negara di dunia.

Ia pun meminta TNI untuk mengambil peran sebanyak-banyaknya dalam mengatasi situasi ini.

“Tantangan itu kita sampaikan gamblang dan jelas agar TNI bisa mengambil peran sebanyak-banyaknya dari sisi mana TNI akan masuk,” katanya.

Sebelumnya, bom meledak di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11) siang kemarin. Empat bocah yang tengah bermain di depan gereja menjadi korban. Satu di antaranya, dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhir pada pukul 03.45 WITA, Senin (14/11/2016).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:05 WIB

Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon

Mangkir sidang perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP), Ketua DPR RI Setya Novanto diketahui pergi ke Cirebon untuk menghadiri Haul ...
Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran masih terus dibahas DPR. Kini, tersisa dua hal yang masih menjadi perdebatan. Pertama, perdebatan mengenai ...
Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK
Peristiwa - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK

Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10) siang kemarin, hingga larut ...
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...