Selasa, 17 Januari 2017 | 22.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Selasa, 15 November 2016 - 16:10 WIB

IMG-18436

Intan Olivia Marbun, korban ledakan bom di Samarinda. (Ist)

Bandung, kini.co.id – Meninggalnya Intan Olivia Marbun (2), bocah yang menjadi korban bom gereja di Samarinda meninggalkan luka di hati banyak orang. Pasalnya, anak tak berdosa itu harus meregang nyawa akibat kejahatan teroris.

Ucapan duka mengalir di media sosial dari seluruh penjuru nusantara. Tak sedikit yang mengecam dan mengutuk tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama tersebut.

Tak hanya dari media sosial, ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi juga menyebut tindakan terorisme itu sudah di luar batas kemanusiaan.

“Tidak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita saya atas meninggalnya Intan. Itu sudah di luar batas kemanusiaan. Karena ini anak-anak kita,” ujar Jokowi usai memberikan arahan di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11/2016).

Tak sekedar belasungkawa, Jokowi menyatakan dengan kejadian itu, tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah terorisme. Presiden sekaligus menyinggung bahwa aksi kekerasan dan terorisme merupakan tantangan global yang juga dihadapi oleh negara-negara di dunia.

Ia pun meminta TNI untuk mengambil peran sebanyak-banyaknya dalam mengatasi situasi ini.

“Tantangan itu kita sampaikan gamblang dan jelas agar TNI bisa mengambil peran sebanyak-banyaknya dari sisi mana TNI akan masuk,” katanya.

Sebelumnya, bom meledak di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11) siang kemarin. Empat bocah yang tengah bermain di depan gereja menjadi korban. Satu di antaranya, dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhir pada pukul 03.45 WITA, Senin (14/11/2016).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...
Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 19:00 WIB

Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut), Rohadi yakni ...
Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:40 WIB

Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya

Tepat di teras warung milik Slamet, di Jalan Raya Siman, Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Ponorogo, geger karena penemuan sesosok mayat. ...
Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:12 WIB

Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan

Belakangan ini banyak organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi arogan. Karena hal tersebut, banyak pihak yang mengusulkan agar pemerintah membubarkan ...