Rabu, 25 April 2018 | 03.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Belasungkawa Presiden Jokowi untuk Intan, Bocah Korban Bom Samarinda

Selasa, 15 November 2016 - 16:10 WIB

IMG-18436

Intan Olivia Marbun, korban ledakan bom di Samarinda. (Ist)

Bandung, kini.co.id – Meninggalnya Intan Olivia Marbun (2), bocah yang menjadi korban bom gereja di Samarinda meninggalkan luka di hati banyak orang. Pasalnya, anak tak berdosa itu harus meregang nyawa akibat kejahatan teroris.

Ucapan duka mengalir di media sosial dari seluruh penjuru nusantara. Tak sedikit yang mengecam dan mengutuk tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama tersebut.

Tak hanya dari media sosial, ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi juga menyebut tindakan terorisme itu sudah di luar batas kemanusiaan.

“Tidak ada kata yang dapat menggambarkan betapa dalam rasa duka cita saya atas meninggalnya Intan. Itu sudah di luar batas kemanusiaan. Karena ini anak-anak kita,” ujar Jokowi usai memberikan arahan di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11/2016).

Tak sekedar belasungkawa, Jokowi menyatakan dengan kejadian itu, tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah terorisme. Presiden sekaligus menyinggung bahwa aksi kekerasan dan terorisme merupakan tantangan global yang juga dihadapi oleh negara-negara di dunia.

Ia pun meminta TNI untuk mengambil peran sebanyak-banyaknya dalam mengatasi situasi ini.

“Tantangan itu kita sampaikan gamblang dan jelas agar TNI bisa mengambil peran sebanyak-banyaknya dari sisi mana TNI akan masuk,” katanya.

Sebelumnya, bom meledak di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11) siang kemarin. Empat bocah yang tengah bermain di depan gereja menjadi korban. Satu di antaranya, dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhir pada pukul 03.45 WITA, Senin (14/11/2016).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...