Senin, 24 April 2017 | 12.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Polisi Sebut Pemeriksaan Ketua PB HMI Terkait Penyerahan Aset

Polisi Sebut Pemeriksaan Ketua PB HMI Terkait Penyerahan Aset

Reporter : Rakisa | Rabu, 16 November 2016 - 15:19 WIB

IMG-18452

Ketua PB HMI, Mulyadi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua PB HMI, Mulyadi P Tamsir kembali menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (15/11) kemarin, untuk kedua kalinya ia diperiksa oleh penyidik.

Polisi menyebutkan, pemeriksaan kepada Mulyadi bukan soal aksi demonstrasi Aksi Bela Islam 2 yang berakhir ricuh 4 November lalu, pemeriksaan lanjutan tersebut terkait dugaan kasus penyerahan aset pada 2014.

“Meluruskan dugaan serah terima aset di Jalan Diponegoro kepada seseorang yang sedang diperiksa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Awi mengatakan Mulyadi diperiksa sebagai saksi terkait dugaan perkara penyerahan aset yang terjadi pada 2014 tersebut. Saat penyerahan aset itu, kata Awi, Mulyadi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PB HMI.

Namun demikian Awi tidak menjelaskan secara detail perkara tersebut dan siapa pelapor serta terlapornya.

Seperti diketahui, penyidik kembali memeriksa Mulyadi pada Selasa (15/11) namun aktivis mahasiswa itu enggan berkomentar terkait hasil pemeriksaannya.

Selama diperiksa Mulyadi enggan memberikan jawaban kepada penyidik. Bungkamnya Mulyadi, tambah Awi tidak menjadi persoalan bagi penyidik.

“Penyidik akan mencari keterangan dari saksi lain bila Mulyadi tetap tidak mau memberikan keterangannya kepada penyidik,” tegas Awi.

Sebelumnya, Mulyadi juga menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kerusuhan aksi 4 November 2016 pada Kamis (10/11) lalu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...