Minggu, 22 Oktober 2017 | 00.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Penetapan Status Tersangka Ahok Disebut Terlambat, Redam Demo?

Penetapan Status Tersangka Ahok Disebut Terlambat, Redam Demo?

Kamis, 17 November 2016 - 09:27 WIB

IMG-18460

Pengumuman hasil gelar perkara kasus dugaan penistaan agama. (Kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Penetapan status tersangka pada Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki T Purnama (Ahok) dinilai terlambat dan terkesan tertekan.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa, Kamis (17/11/2016).

Desmond mengatakan penetapan tersangka untuk kasus dugaan penistaan agama seharusnya sudah dilakukan sebelum demo 4 November terjadi.

“Kalau kinerja sih kenapa baru sekarang, harusnya kan sebelum tanggal 4 November lalu sigap karena kasus ini sensitif,” katanya seperti dikutip dari Okezone.

Menurutnya, terlambatnya Bareskrim Polri menetapkan tersangka dalam kasus ini membuat masyarakat beranggapan pemerintah takut dengan Aksi Bela Islam Jilid III yang akan digelar 25 November 2016 nanti.

Penetapan Ahok sebagai tersangka pun dinilai untuk meredam jutaan umat Islam turun ke jalan.

“Kalau ini kan kesannya jadi lain, kesannya takut turun lagi tanggal 25 gitu loh, ini karena tertekan, ini kan akhirnya fitnah praduga-praduga, ini krikil-krikil politik enggak jelas,” ucapnya.

Ia pun berharap penegak hukum kedepannya lebih jeli melihat kasus-kasus sensitif yang mengundang amarah publik seperti ini, serta lebih sigap menyelesaikannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:05 WIB

Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon

Mangkir sidang perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP), Ketua DPR RI Setya Novanto diketahui pergi ke Cirebon untuk menghadiri Haul ...
Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran masih terus dibahas DPR. Kini, tersisa dua hal yang masih menjadi perdebatan. Pertama, perdebatan mengenai ...
Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK
Peristiwa - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK

Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10) siang kemarin, hingga larut ...
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...