Minggu, 25 Februari 2018 | 22.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Penetapan Status Tersangka Ahok Disebut Terlambat, Redam Demo?

Penetapan Status Tersangka Ahok Disebut Terlambat, Redam Demo?

Kamis, 17 November 2016 - 09:27 WIB

IMG-18460

Pengumuman hasil gelar perkara kasus dugaan penistaan agama. (Kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Penetapan status tersangka pada Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki T Purnama (Ahok) dinilai terlambat dan terkesan tertekan.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa, Kamis (17/11/2016).

Desmond mengatakan penetapan tersangka untuk kasus dugaan penistaan agama seharusnya sudah dilakukan sebelum demo 4 November terjadi.

“Kalau kinerja sih kenapa baru sekarang, harusnya kan sebelum tanggal 4 November lalu sigap karena kasus ini sensitif,” katanya seperti dikutip dari Okezone.

Menurutnya, terlambatnya Bareskrim Polri menetapkan tersangka dalam kasus ini membuat masyarakat beranggapan pemerintah takut dengan Aksi Bela Islam Jilid III yang akan digelar 25 November 2016 nanti.

Penetapan Ahok sebagai tersangka pun dinilai untuk meredam jutaan umat Islam turun ke jalan.

“Kalau ini kan kesannya jadi lain, kesannya takut turun lagi tanggal 25 gitu loh, ini karena tertekan, ini kan akhirnya fitnah praduga-praduga, ini krikil-krikil politik enggak jelas,” ucapnya.

Ia pun berharap penegak hukum kedepannya lebih jeli melihat kasus-kasus sensitif yang mengundang amarah publik seperti ini, serta lebih sigap menyelesaikannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...