Rabu, 13 Desember 2017 | 06.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Penetapan Status Tersangka Ahok Disebut Terlambat, Redam Demo?

Penetapan Status Tersangka Ahok Disebut Terlambat, Redam Demo?

Kamis, 17 November 2016 - 09:27 WIB

IMG-18460

Pengumuman hasil gelar perkara kasus dugaan penistaan agama. (Kininews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Penetapan status tersangka pada Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki T Purnama (Ahok) dinilai terlambat dan terkesan tertekan.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa, Kamis (17/11/2016).

Desmond mengatakan penetapan tersangka untuk kasus dugaan penistaan agama seharusnya sudah dilakukan sebelum demo 4 November terjadi.

“Kalau kinerja sih kenapa baru sekarang, harusnya kan sebelum tanggal 4 November lalu sigap karena kasus ini sensitif,” katanya seperti dikutip dari Okezone.

Menurutnya, terlambatnya Bareskrim Polri menetapkan tersangka dalam kasus ini membuat masyarakat beranggapan pemerintah takut dengan Aksi Bela Islam Jilid III yang akan digelar 25 November 2016 nanti.

Penetapan Ahok sebagai tersangka pun dinilai untuk meredam jutaan umat Islam turun ke jalan.

“Kalau ini kan kesannya jadi lain, kesannya takut turun lagi tanggal 25 gitu loh, ini karena tertekan, ini kan akhirnya fitnah praduga-praduga, ini krikil-krikil politik enggak jelas,” ucapnya.

Ia pun berharap penegak hukum kedepannya lebih jeli melihat kasus-kasus sensitif yang mengundang amarah publik seperti ini, serta lebih sigap menyelesaikannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...