Kamis, 30 Maret 2017 | 15.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mulai Tahun Depan, Pelanggan 900 VA Tak Lagi Dapatkan Listrik Murah

Mulai Tahun Depan, Pelanggan 900 VA Tak Lagi Dapatkan Listrik Murah

Reporter : Fadilah | Jumat, 18 November 2016 - 12:24 WIB

IMG-18502

Subsidi listrik. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) resmi mencabut aturan mengenai subsidi bagi pelanggan listrik golongan 900 Volt Ampere (VA) yang masuk dalam kategori Rumah Tangga Mampu (RTM). Dengan dicabutnya aturan tersebut , 23 juta pelanggan 900 VA yang masuk dalam kategori RTM sudah tak lagi mendapatkan subsidi mulai Januari 2017 nanti.

Direktur Jenderal (Dirjen) Ketenaga Listrikan KESDM, Jarman mengatakan aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik PT PLN (Persero) yang akan mengatur penerapan tarif non subsidi bagi rumah tangga daya 900 VA yang mampu secara ekonomi.

“Kebijakan pencabutan subsidi tersebut juga sudah disetujui DPR. Hal tersebut tertuang dalam raker antara ESDM dan Komisi VII DPR pada 22 September 2016 silam tentang RAPBN 2017,” tutur Jarman, dalam acara ‘Coffe Break’ di Kantornya, Jakarta Selatan, Jumat, (19/11/2016).

Diakuinya subsidi listrik paling besar dinikmati pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang mencapai Rp 49,32 Triliun pada 2015. Namun, berdasarkan pengkajian ternyata dari dua golongan pelanggan ini masih terdapat rumah tangga yang tidak layak memperoleh subsidi.

Data Terpadu Penanganan Program Fakir Miskin menyebutkan dari total 23 juta pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA, hanya 4,1 juta yang layak diberikan subsidi.‎

‎”Menurut Data rumah tangga miskin dan tidak mampu ini berasal dari Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K),” kata Jarman.

Atas dasar itu, pemerintah masih akan memberikan subsidi kepada pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA. Mereka yang mendapatkan subsidi merupakan golongan rumah tangga miskin atau tidak mampu.

“Mekanisme pemberian subsidi listrik tarif tenaga listrik diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 29 Tahun 2016,” tukasnya.

(Fadilah)

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 15:11 WIB

Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka

Majelis Hakim kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) TA 2011-2012 dengan terdakwa Irman dan Sugiharto ...
Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:55 WIB

Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka

Sidang konfrontir antara Politisi Hanura, Miryam S Haryani dengan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Ambarita Damanik, dan ...
Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:40 WIB

Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan membenarkan bahwa dia pernah menyarankan kepada Politisi Miryam S Haryani untuk mengembalikan uang ...
Aksi 313 Ibarat Perang Badar
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:15 WIB

Aksi 313 Ibarat Perang Badar

Forum Umat Islam (FUI) menyebutkan momentum aksi 313 yang menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ...
Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:12 WIB

Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo rupanya mengetahui perihal bagi-bagi uang hasil dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP APBN TA 2011-2012.Demikian ...
Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 12:54 WIB

Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tak menampik terkait pengakuan Politisi Hanura, Miryam S Haryani yang merasa terganggu olehnya ...