Minggu, 19 Februari 2017 | 18.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mulai Tahun Depan, Pelanggan 900 VA Tak Lagi Dapatkan Listrik Murah

Mulai Tahun Depan, Pelanggan 900 VA Tak Lagi Dapatkan Listrik Murah

Reporter : Fadilah | Jumat, 18 November 2016 - 12:24 WIB

IMG-18502

Subsidi listrik. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) resmi mencabut aturan mengenai subsidi bagi pelanggan listrik golongan 900 Volt Ampere (VA) yang masuk dalam kategori Rumah Tangga Mampu (RTM). Dengan dicabutnya aturan tersebut , 23 juta pelanggan 900 VA yang masuk dalam kategori RTM sudah tak lagi mendapatkan subsidi mulai Januari 2017 nanti.

Direktur Jenderal (Dirjen) Ketenaga Listrikan KESDM, Jarman mengatakan aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik PT PLN (Persero) yang akan mengatur penerapan tarif non subsidi bagi rumah tangga daya 900 VA yang mampu secara ekonomi.

“Kebijakan pencabutan subsidi tersebut juga sudah disetujui DPR. Hal tersebut tertuang dalam raker antara ESDM dan Komisi VII DPR pada 22 September 2016 silam tentang RAPBN 2017,” tutur Jarman, dalam acara ‘Coffe Break’ di Kantornya, Jakarta Selatan, Jumat, (19/11/2016).

Diakuinya subsidi listrik paling besar dinikmati pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang mencapai Rp 49,32 Triliun pada 2015. Namun, berdasarkan pengkajian ternyata dari dua golongan pelanggan ini masih terdapat rumah tangga yang tidak layak memperoleh subsidi.

Data Terpadu Penanganan Program Fakir Miskin menyebutkan dari total 23 juta pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA, hanya 4,1 juta yang layak diberikan subsidi.‎

‎”Menurut Data rumah tangga miskin dan tidak mampu ini berasal dari Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K),” kata Jarman.

Atas dasar itu, pemerintah masih akan memberikan subsidi kepada pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA. Mereka yang mendapatkan subsidi merupakan golongan rumah tangga miskin atau tidak mampu.

“Mekanisme pemberian subsidi listrik tarif tenaga listrik diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 29 Tahun 2016,” tukasnya.

(Fadilah)

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...