Jumat, 21 Juli 2017 | 15.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Jumat, 18 November 2016 - 13:11 WIB

IMG-18503

Buni Yani. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengunggah video Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki T Purnama (Ahok) yang kini menjadi alat bukti kasus dugaan penistaan agama, Buni Yani diperiksa Polda Metro Jaya, Jumat (18/11/2016).

Mendatangi Polda Metro Jaya, Buni Yani didampingi Kuasa Hukumnya Aldwin Rahardian membawa bukti tambahan untuk kasus ini.

“Jadi kita ini melengkapi BAP, saksi-saksi sudah disiapkan kemarin sudah diperiksa beberapa orang. Nah ini kita menambahkan BAP bukti-bukti terkait bukti-bukti screenshot orang-orang yang selama ini mencemarkan nama baik pak Buni memprovokasi menebarkan kebencian itu semua kita kumpulkan kita akan serahkan ke penyidik,” ujar Aldwin di lokasi, Jumat (18/11/2016).

Kedatangan Buni Yani sendiri atas pemeriksaan sebagai saksi pelapor atas tuduhan pencemaran nama baik oleh Komunitas Advokat Pendukung Ahok-Djarot (Kotak Adja). Komunitas ini menuding Buni mengedit dan memotong video pidato tersebut sebelum disebarluaskan di Facebook.

“Klien kami ini tidak mengedit video tersebut dari durasi 1 jam beberapa puluh menit,” katanya.

Oleh karenanya Kotak Badja dianggap mencemarkan nama baik dan memfitnah Buni Yani. Saat ini ada dua orang yang dilaporkannya yakni Muanas Alaidi dan Guntur Romli.

“Keduanya berpotensi menjadi tersangka, sebab Ahok sendiri juga sudah menjadi tersangka,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...