Sabtu, 18 November 2017 | 17.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Jumat, 18 November 2016 - 13:11 WIB

IMG-18503

Buni Yani. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengunggah video Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki T Purnama (Ahok) yang kini menjadi alat bukti kasus dugaan penistaan agama, Buni Yani diperiksa Polda Metro Jaya, Jumat (18/11/2016).

Mendatangi Polda Metro Jaya, Buni Yani didampingi Kuasa Hukumnya Aldwin Rahardian membawa bukti tambahan untuk kasus ini.

“Jadi kita ini melengkapi BAP, saksi-saksi sudah disiapkan kemarin sudah diperiksa beberapa orang. Nah ini kita menambahkan BAP bukti-bukti terkait bukti-bukti screenshot orang-orang yang selama ini mencemarkan nama baik pak Buni memprovokasi menebarkan kebencian itu semua kita kumpulkan kita akan serahkan ke penyidik,” ujar Aldwin di lokasi, Jumat (18/11/2016).

Kedatangan Buni Yani sendiri atas pemeriksaan sebagai saksi pelapor atas tuduhan pencemaran nama baik oleh Komunitas Advokat Pendukung Ahok-Djarot (Kotak Adja). Komunitas ini menuding Buni mengedit dan memotong video pidato tersebut sebelum disebarluaskan di Facebook.

“Klien kami ini tidak mengedit video tersebut dari durasi 1 jam beberapa puluh menit,” katanya.

Oleh karenanya Kotak Badja dianggap mencemarkan nama baik dan memfitnah Buni Yani. Saat ini ada dua orang yang dilaporkannya yakni Muanas Alaidi dan Guntur Romli.

“Keduanya berpotensi menjadi tersangka, sebab Ahok sendiri juga sudah menjadi tersangka,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...