Selasa, 28 Maret 2017 | 01.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Jumat, 18 November 2016 - 13:11 WIB

IMG-18503

Buni Yani. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengunggah video Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki T Purnama (Ahok) yang kini menjadi alat bukti kasus dugaan penistaan agama, Buni Yani diperiksa Polda Metro Jaya, Jumat (18/11/2016).

Mendatangi Polda Metro Jaya, Buni Yani didampingi Kuasa Hukumnya Aldwin Rahardian membawa bukti tambahan untuk kasus ini.

“Jadi kita ini melengkapi BAP, saksi-saksi sudah disiapkan kemarin sudah diperiksa beberapa orang. Nah ini kita menambahkan BAP bukti-bukti terkait bukti-bukti screenshot orang-orang yang selama ini mencemarkan nama baik pak Buni memprovokasi menebarkan kebencian itu semua kita kumpulkan kita akan serahkan ke penyidik,” ujar Aldwin di lokasi, Jumat (18/11/2016).

Kedatangan Buni Yani sendiri atas pemeriksaan sebagai saksi pelapor atas tuduhan pencemaran nama baik oleh Komunitas Advokat Pendukung Ahok-Djarot (Kotak Adja). Komunitas ini menuding Buni mengedit dan memotong video pidato tersebut sebelum disebarluaskan di Facebook.

“Klien kami ini tidak mengedit video tersebut dari durasi 1 jam beberapa puluh menit,” katanya.

Oleh karenanya Kotak Badja dianggap mencemarkan nama baik dan memfitnah Buni Yani. Saat ini ada dua orang yang dilaporkannya yakni Muanas Alaidi dan Guntur Romli.

“Keduanya berpotensi menjadi tersangka, sebab Ahok sendiri juga sudah menjadi tersangka,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...