Minggu, 23 April 2017 | 20.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Diperiksa Polisi, Buni Yani Bawa Bukti Ini

Jumat, 18 November 2016 - 13:11 WIB

IMG-18503

Buni Yani. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengunggah video Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki T Purnama (Ahok) yang kini menjadi alat bukti kasus dugaan penistaan agama, Buni Yani diperiksa Polda Metro Jaya, Jumat (18/11/2016).

Mendatangi Polda Metro Jaya, Buni Yani didampingi Kuasa Hukumnya Aldwin Rahardian membawa bukti tambahan untuk kasus ini.

“Jadi kita ini melengkapi BAP, saksi-saksi sudah disiapkan kemarin sudah diperiksa beberapa orang. Nah ini kita menambahkan BAP bukti-bukti terkait bukti-bukti screenshot orang-orang yang selama ini mencemarkan nama baik pak Buni memprovokasi menebarkan kebencian itu semua kita kumpulkan kita akan serahkan ke penyidik,” ujar Aldwin di lokasi, Jumat (18/11/2016).

Kedatangan Buni Yani sendiri atas pemeriksaan sebagai saksi pelapor atas tuduhan pencemaran nama baik oleh Komunitas Advokat Pendukung Ahok-Djarot (Kotak Adja). Komunitas ini menuding Buni mengedit dan memotong video pidato tersebut sebelum disebarluaskan di Facebook.

“Klien kami ini tidak mengedit video tersebut dari durasi 1 jam beberapa puluh menit,” katanya.

Oleh karenanya Kotak Badja dianggap mencemarkan nama baik dan memfitnah Buni Yani. Saat ini ada dua orang yang dilaporkannya yakni Muanas Alaidi dan Guntur Romli.

“Keduanya berpotensi menjadi tersangka, sebab Ahok sendiri juga sudah menjadi tersangka,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...