Rabu, 23 Agustus 2017 | 17.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tersandung Kasus Perdata, Eks Hakim Kasus Sianida Disebut Langgar Kode Etik

Tersandung Kasus Perdata, Eks Hakim Kasus Sianida Disebut Langgar Kode Etik

Sabtu, 19 November 2016 - 10:06 WIB

IMG-18524

Terdakwa dalam kasus kopi sianida, Jessica Wongso. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang pernah menangani sidang kasus kopi sianida diduga terlibat dugaan suap pengamanan kasus perdata.

Dua hakim yakni Partahi Tulus Hutapea dan Casmaya menjadi saksi pada kasus dugaan suap yang melibatkan pengacara Raoul Aditya Wiranatakusumah dan anak buahnya, Ahmad Yani serta eks Panitera PN Jakpus, Muhammad Santoso.

Menanggapi ini, Juru Bicara Komisi Yudisial (KY) mengatakan terdapat indikasi pelanggaran kode etik oleh kedua hakim tersebut. Namun, ia mengatakan perlu pendalaman kajian untuk membuktikan itu.

“Terutama pembuktian pertemuan dengan pihak berperkara,” kata dia, Sabtu (19/11/2016).

Sebab, kata Farid, pertemuan dengan pihak berperkara harus dikaji lebih dalam apakah menyebabkan perbedaan vonis perkara atau tidak.

“Bertemu dengan pihak yang sedang berperkara di luar sidang saja sudah catatan sendiri, apalagi jika memang memiliki dampak pada vonis,” lanjut Farid.

Sebelumnya, Partahi Tulus Hutapea dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus dugaan suap dengan terdakwa Raoul Adithya Wiranatakusuma dan anak buahnya, Ahmad Yani.

Raoul selaku pengacara didakwa memberi suap terkait penanganan perkara perdata.

Hakim yang pernah menangani kasus kopi sianida itu sendiri mengakui pernah bertemu dengan Roul namun membantah itu dilakukan di ruang kerjanya dan membahas perkara perdata yang menjerat Roul.

Ia pun mengatakan peremuan itu digagas Muhamad Santoso, eks Panitera PN Jakpus.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ma’ruf Cahyono Buka Forum Tematik Bakohumas dan Sosialisasi HUT MPR RI
Politik - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:14 WIB

Ma’ruf Cahyono Buka Forum Tematik Bakohumas dan Sosialisasi HUT MPR RI

Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono, membuka secara resmi Forum Tematik Bakohumas dan Sosialisasi Penyelenggaraan Peringatan HUT ke-72 MPR RI ...
Bareskrim Sikat Kelompok ‘Saracen’, Sindikat Penyebar Kebencian di Medsos
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:06 WIB

Bareskrim Sikat Kelompok ‘Saracen’, Sindikat Penyebar Kebencian di Medsos

Bareskrim Polri melalui Satuan Tugas (Satgas) Patroli Siber Direktorat Sibernya mengungkap sindikat penyebar ujaran kebencian berkonten SARA yang disebar melalui ...
KPK Ambil Sampel Suara Bekas Sekda Kota Malang
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 14:26 WIB

KPK Ambil Sampel Suara Bekas Sekda Kota Malang

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Cipto Wiyono dalam kasus dugaan korupsi di Kota ...
Akan Jadi Besan Budi Gunawan, Ini Celetukan Buwas
Peristiwa - Rabu, 23 Agustus 2017 - 14:24 WIB

Akan Jadi Besan Budi Gunawan, Ini Celetukan Buwas

Kepala BNN Komisaris Jendral Budi Waseso awal bulan nanti, tepatnya 2 September 2017 akan melangsungkan pernikahan putrinya, Nindya Nur Prasasti ...
Sebut Ada Negara Dalam Negara, DPR Ngotot Revisi UU KPK
Politik - Rabu, 23 Agustus 2017 - 14:18 WIB

Sebut Ada Negara Dalam Negara, DPR Ngotot Revisi UU KPK

Waki Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta pemerintah bersiap untuk menindaklanjuti rekomendasi pansus (KiniNews /Bayu Putra) DPR memastikan akan merevisi ...
Kemendag Kejar Target Ekspor Nasional 5,6 persen
Ekonomi - Rabu, 23 Agustus 2017 - 13:56 WIB

Kemendag Kejar Target Ekspor Nasional 5,6 persen

Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional terus mengupayakan sinergi antar-para pemangku kepentingan ekspor untuk mencapai target pertumbuhan ekspor ...