Senin, 23 Oktober 2017 | 22.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Kemenangan Trump, Sektor Energi Indonesia Berpotensi Menguat

Kemenangan Trump, Sektor Energi Indonesia Berpotensi Menguat

Reporter : Fadilah | Senin, 21 November 2016 - 15:54 WIB

IMG-18580

Pengamat Energi dari UGM Fahmi Radhi. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Masyarakat Amerika Serikat (AS) kini telah memiliki presiden baru. Dia adalah Donald Trump dari Partai Republik yang berhasil mengalahkan Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

Pengamat Energi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmi Radhi mengaku tak khawatir dengan terpilihnya Trump menjadi Presiden AS. Justru dia melihat ada potensi yang besar bagi Indonesia untuk memajukan sektor energi, khususnya di bidang migas.

“Trump inikan background-nya adalah seorang bussinesmandan dia (Donald Trump) sudah mempunyai investasi juga di Indonesia. Saya yakin ini akan menjadi positif bagi Indonesia,” tuturnya usai acara diskusi publik bertema ‘Krisis Energi, Mafia Migas dan Revisi UU Migas’, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin, (21/11/2016).

Karena memiliki latar belakang pengusaha yang kuat lanjutnya, Trump justru akan mendorong para pengusaha di negeri Paman Sam itu untuk melakukan investasi di Indonesia.

“Jadi menurut saya justru trump yang mempunyai latar belakang bisnis yang kuat, maka ini justru hubungannya akan menjadi bagus dengan indonesia prospeknya juga akan menjadi bagus untuk indonesia. Karena bakal banyak investasi ke Indonesia utamanya dibidang migas,” katanya.

Sementara itu, terkait proyeksi harga minyak dunia pasca kemenangan Trump, mantan anggota Tim Anti Mafia Migas ini menyatakan tidak ada satu orangpun yang bisa mengendalikan harga minyak dunia. Bahkan, organisasi negara pengekspor minyak dunia (Organization Petroleum Exporting Countries/OPEC) sekalipun tidak bisa mengendalikannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 19:46 WIB

KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto

Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) akan segera memeriksa hakim yang menangani praperadilan Ketua DPR Setya Novanto, Cepi Iskandar.Juru Bicara ...
Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 18:05 WIB

Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU

Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

“RUU penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:59 WIB

Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan sampai saat ini tidak ada kondisi apapun yang mengatakan kebutuhan mendesak terbantah dengan UU ...
Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:46 WIB

Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas

Sebanyak tujuh fraksi atau mayoritas yang ada di Komisi II DPR menyepakati peraturan pemerintan pengganti undang-undang (Perppu) tentang organisasi kemasyarakatan ...
Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:50 WIB

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).Awalnya, Ia mengaku ...
Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati
Ekonomi - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dimungkinan terkoneksi langsung ke Bandara Antarbangsa Kertajati, di Majalengka, ...