Selasa, 28 Februari 2017 | 21.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Kemenangan Trump, Sektor Energi Indonesia Berpotensi Menguat

Kemenangan Trump, Sektor Energi Indonesia Berpotensi Menguat

Reporter : Fadilah | Senin, 21 November 2016 - 15:54 WIB

IMG-18580

Pengamat Energi dari UGM Fahmi Radhi. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Masyarakat Amerika Serikat (AS) kini telah memiliki presiden baru. Dia adalah Donald Trump dari Partai Republik yang berhasil mengalahkan Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

Pengamat Energi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmi Radhi mengaku tak khawatir dengan terpilihnya Trump menjadi Presiden AS. Justru dia melihat ada potensi yang besar bagi Indonesia untuk memajukan sektor energi, khususnya di bidang migas.

“Trump inikan background-nya adalah seorang bussinesmandan dia (Donald Trump) sudah mempunyai investasi juga di Indonesia. Saya yakin ini akan menjadi positif bagi Indonesia,” tuturnya usai acara diskusi publik bertema ‘Krisis Energi, Mafia Migas dan Revisi UU Migas’, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin, (21/11/2016).

Karena memiliki latar belakang pengusaha yang kuat lanjutnya, Trump justru akan mendorong para pengusaha di negeri Paman Sam itu untuk melakukan investasi di Indonesia.

“Jadi menurut saya justru trump yang mempunyai latar belakang bisnis yang kuat, maka ini justru hubungannya akan menjadi bagus dengan indonesia prospeknya juga akan menjadi bagus untuk indonesia. Karena bakal banyak investasi ke Indonesia utamanya dibidang migas,” katanya.

Sementara itu, terkait proyeksi harga minyak dunia pasca kemenangan Trump, mantan anggota Tim Anti Mafia Migas ini menyatakan tidak ada satu orangpun yang bisa mengendalikan harga minyak dunia. Bahkan, organisasi negara pengekspor minyak dunia (Organization Petroleum Exporting Countries/OPEC) sekalipun tidak bisa mengendalikannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...