Rabu, 24 Mei 2017 | 01.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Kemenangan Trump, Sektor Energi Indonesia Berpotensi Menguat

Kemenangan Trump, Sektor Energi Indonesia Berpotensi Menguat

Reporter : Fadilah | Senin, 21 November 2016 - 15:54 WIB

IMG-18580

Pengamat Energi dari UGM Fahmi Radhi. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Masyarakat Amerika Serikat (AS) kini telah memiliki presiden baru. Dia adalah Donald Trump dari Partai Republik yang berhasil mengalahkan Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

Pengamat Energi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmi Radhi mengaku tak khawatir dengan terpilihnya Trump menjadi Presiden AS. Justru dia melihat ada potensi yang besar bagi Indonesia untuk memajukan sektor energi, khususnya di bidang migas.

“Trump inikan background-nya adalah seorang bussinesmandan dia (Donald Trump) sudah mempunyai investasi juga di Indonesia. Saya yakin ini akan menjadi positif bagi Indonesia,” tuturnya usai acara diskusi publik bertema ‘Krisis Energi, Mafia Migas dan Revisi UU Migas’, di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin, (21/11/2016).

Karena memiliki latar belakang pengusaha yang kuat lanjutnya, Trump justru akan mendorong para pengusaha di negeri Paman Sam itu untuk melakukan investasi di Indonesia.

“Jadi menurut saya justru trump yang mempunyai latar belakang bisnis yang kuat, maka ini justru hubungannya akan menjadi bagus dengan indonesia prospeknya juga akan menjadi bagus untuk indonesia. Karena bakal banyak investasi ke Indonesia utamanya dibidang migas,” katanya.

Sementara itu, terkait proyeksi harga minyak dunia pasca kemenangan Trump, mantan anggota Tim Anti Mafia Migas ini menyatakan tidak ada satu orangpun yang bisa mengendalikan harga minyak dunia. Bahkan, organisasi negara pengekspor minyak dunia (Organization Petroleum Exporting Countries/OPEC) sekalipun tidak bisa mengendalikannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...
Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah
Nasional - Selasa, 23 Mei 2017 - 20:42 WIB

Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah

Besok Tim Advokasi dan Perwakilan Ormas Islam Laporkan 3 Penyebar Fitnah Percakapan Habib Rizieq Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus kuasa hukum ...
Awasi Pendistribusian Daging Celeng
Ekonomi - Selasa, 23 Mei 2017 - 19:17 WIB

Awasi Pendistribusian Daging Celeng

Pemerintah Kota Bekasi dan instansi kepolisian, diminta untuk menjaga keamanan pendistribusian daging babi atau celeng di pasar tradisional maupun modern.Mewakili ...