Rabu, 28 Juni 2017 | 05.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Anggotanya Ditangkap KPK, Sri Mulyani: Korupsi Memang Harus Diperangi

Anggotanya Ditangkap KPK, Sri Mulyani: Korupsi Memang Harus Diperangi

Selasa, 22 November 2016 - 12:15 WIB

IMG-18597

Ist

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat seorang pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Menanggapi itu, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani mengatakan ketamakan dan korupsi di lingkungan Kementerian Keuangan memang harus diberantas. Ia pun mengapresiasi langkah KPK dan komitmen presiden dalam memerangi korupsi.

“Saya sangat menghargai langkah-langkah KPK. Seperti yang kami sebutkan, bahwa penyakit korupsi dan ketamakan dari staf di Kemenkeu memang harus diperangi,” sebut Ani, Selasa (22/11/2016).

Ia juga menyebutkan langkah KPK menangkap pejabat Kemenkeu itu merupakan bukti komitmen Presiden Jokowi memerangi berbagai macam praktik pungli dan korupsi. Dan itu sudah disampaikan ke seluruh jajaran Kemenkeu.

Ani mengatakan dirinya sudah mengingatkan kepada seluruh jajarannya bahwa saat ini adalah perbaikan untuk Kemenkeu yang bersih dan lebih baik.

“Kalau di dalam tidak mau berubah sendiri berarti ada institusi lain yang akan melakukan. Saya senang, karena selama ini yang dilakukan KPK itu sebenarnya kerjasama juga dnegan inspektorat jenderal kita,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...