Selasa, 20 Februari 2018 | 10.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Harits Ulya: Kapolri Terus Tekan Umat Islam, Bisa Muncul Gerakan “Copot Tito”

Harits Ulya: Kapolri Terus Tekan Umat Islam, Bisa Muncul Gerakan “Copot Tito”

Reporter : Rakisa | Rabu, 23 November 2016 - 01:10 WIB

IMG-18621

Tito Karnavian Dilantik Kapolri (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pengamat terorisme yang juga Direktur The Community Of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Ustadz Harits Abu Ulya mengingatkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk tidak terus-terusan menebar tekanan kepada umat Islam yang menuntut keadilan soal penistaan agama.

Jika Kapolri terus menekan umat Islam, bisa saja umat Islam balik menekan dengan menggalang gerakan “pencopotan Tito”.

“Jika Kapolri terus-terusan menebar tekanan kepada umat Islam yang menuntut keadilan, bisa-bisa umat marah menekan balik kemudian suarakan ‘Copot Tito!’|Copot,” tegas Harits di akun Twitter ‏@HaritsAbuUlya, Selasa (22/11).

Menurut Ustadz Harits, sejumlah pihak melihat demonstrasi Aksi Bela Islam III, 2 Desember 2016, sebagai hantu bagi rezim penguasa.

“Ada yang mulai kehilangan nalar sehat demi rezim, ada yang mulai galau tidak solid, banyak lupa bahwa perubahan itu dinamis| 212 menjadi hantu bagi rezim,” ungkap @HaritsAbuUlya.

Ustadz Haris menilai apa yang dilontarkan Kapolri tersebut tidak lebih dari pada abusse of power yang diduga demi membela Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak
Ekonomi - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:35 WIB

Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak

Menjamurnya toko online di dunia maya ternyata tak lepas dari pengawasan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).DJP mulai akan mengutip pajak dari ...
Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:10 WIB

Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang turut berkomentar soal pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin yang ...
KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:00 WIB

KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama tersangka baru terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan ...
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...