Minggu, 23 April 2017 | 20.55 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kasus Ahmad Dhani, Eggy Sudjana: Kenapa Presiden Tak Dipanggil?

Kasus Ahmad Dhani, Eggy Sudjana: Kenapa Presiden Tak Dipanggil?

Kamis, 24 November 2016 - 14:52 WIB

IMG-18661

Eggy Sudjana. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pemanggilan delapan saksi atas kasus dugaan penghinaan presiden oleh musisi Ahmad Dhani dinilai janggal. Salahsatu pengacara kondang yang juga dipanggil polisi terkait hal ini mengatakan seharusnya yang pertama dipanggil polisi adalah Presiden Jokowi, yang dalam kasus ini telah dihina.

“Contohnya, waktu Presiden SBY yang merasa terhina pada Zaenal Ma’Arif dia datang sendiri melapor ke polisi,” kata Eggy Sudjana, Kamis (24/11/2016).

Menurutnya, seharusnya Presiden dulu yang dipanggil polisi kemudian saksi-saksi lain jika ini memang benar perkara penghinaan terhadap penguasa.

“Saya juga pertanyakan, kenapa tak ada pemanggilan terhadap Presiden juga? Mustinya Presiden dahulu gituh loh. Saya lihat presiden saja tak pernah komen soal itu. Soal aduan dari orang lain pun, nah nanti saya mau bersaksi atas perkaranya siapa, kan gituh,” tuturnya.

Selain itu, Eggy juga membandingkan kasus penistaan agama yang menjerat Ahok dengan Lia Eden.

“Justru kita merasa heran yang soal Ahok. Tak sesuai dgn yg lalu-lalu. Permadi ditahan, Lia Eden ditahan, Arswendo ditahan, tapi kok Ahok tidak. Kok ada diskriminatif,” ujarnya.

Eddy mengatakan dalam pasal 27 UUD 1945 setiap warga negara persamaan di mata pemerintahan dan hukum tanpa kecuali semua sama. Sehingga Ahok juga seharusnya diperlakukan sama oleh hukum.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...