Kamis, 19 Januari 2017 | 09.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tersangka Suap Ditjen Pajak Diduga Sering Terima Duit dari Pengusaha

Tersangka Suap Ditjen Pajak Diduga Sering Terima Duit dari Pengusaha

Kamis, 24 November 2016 - 17:35 WIB

IMG-18666

Kasubdit Bukti Permulaan Ditgakkum Ditjen Pajak Kemenkeu, Handang Soekarno (KiniNews/Wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) La Ode M Syarif mengatakan, KPK akan terus mendalami perbuatan Kasubdit Bukti Permulaan Ditgakkum Ditjen Pajak Kemenkeu, Handang Soekarno yang kini telah berstatus tersangka suap.

Syarif mengatakan, pendalaman kepada Handang akan dilakukan karena yang bersangkutan merupakan salah satu pemeriksa pajak.

Handang diyakini memiliki semua informasi banyak soal pengurusan pajak bahkan diduga tidak hanya sekali melakukan permainan pajak dengan pengusaha atau perusahaan.

“Saya belum tahu persis apakah lebih dari satu kali. Tapi biasanya orang yang sudah begitu kan tidak hanya melakukan perbuatannya satu kali,” kata Syarif di KPK, Kamis (24/11).

KPK menetapkan Handang sebagai tersangka karena menerima suap dari Presiden Ditektur PT EK Prima Ekspor Indonesia Rajesh Rajamohanan Nair‎.

Handang diduga menerima Rp 1,9 miliar dari yang dijanjikan Rajesh Rp 6 miliar, untuk menghapuskan pajak Rp 78 miliar yang melilit PT EK Prima Ekspor Indonesia.

“Sedang kami teliti karena kemarin baru dilakukan penggeledahan di ruang kerjanya,” ungkap Syarif.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 07:48 WIB

Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal

Setelah munculnya gesekan dalam sosial masyarakat, sejumlah pihak menginginkan pembubaran ormas-ormas radikal.Lucunya, ormas radikal selalu dikaitkan dengan ormas Islam sehingga ...
Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 02:54 WIB

Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebagai saksi dalam kasus ...
Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:57 WIB

Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto

Saat menghadiri pembukaan Rapat Pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim-MUI), Mentri Polhukam Wiranto yang mewakili Presdien Jokowi, Rabu (18/1) ...
Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:34 WIB

Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. "Tapi mari juga ...
PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:55 WIB

PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara

Terkait dengan keluhan warga Taman Wisma Asri kepada pihak PLN Rayon Medan Satria, Bekasi Utara soal pembengkakan tarif listrik yang ...
Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:48 WIB

Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal

Anggota Komisi l DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebutkan kerjasama antar TNI dan pemerintah belum maksimal pada beberapa program. Dengan ...