Senin, 29 Mei 2017 | 01.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Target Proyek Listrik 35.000 MW Dipangkas

Target Proyek Listrik 35.000 MW Dipangkas

Reporter : Fadilah | Jumat, 25 November 2016 - 11:29 WIB

IMG-18671

Proyek Listrik. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Proyek listrik 35.000 megawatt (MW) tinggal kenangan. Pasalnya, pemerintah merevisi proyek kelistrikan dari 35.000 MW menjadi hanya 19.000 MW hingga tahun 2019.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE)‎ Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan, pengurangan target ini sudah berdasarkan pertimbangan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dimana, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada kisaran 5%.

“Ini tergantung asumsi bahwa 35.000 MW disusun dan dianggap sebagai kebutuhan pada pertumbuhan ekonomi 7% ke atas. Sekarang 4,8% sampai 5,1% dan kebutuhannya tidak seperti itu,” ujarnya dalam acara media Gathering, di Kantor Ditjen EBTKE, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Kata Rida, target minimum 19.000 MW ini, sudah masuk margin 30%. Dimana 7.000 diantaranya Fast Track Program (FTP) 1 dan 2.

Rida menambahkan target 19.000 MW ini telah mampu untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada level di atas 5%. Untuk itu, kebutuhan listrik pun diyakini akan tetap tercukupi.

“Itu sudah cukup kawal ekonomi 5,1%,” pungkasnya.

Dari sekitar 19.000 MW, jatah swasta sebanyak 11.400 MW dan PLN 8.300 MW. Akibat berubahnya asumsi ekonomi, kebutuhan pembangkit listrik juga harus disesuaikan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Besok Sore Halte Transjakarta Kampung Melayu Kembali Beroperasi
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 13:54 WIB

Besok Sore Halte Transjakarta Kampung Melayu Kembali Beroperasi

Paska ledakan yang terjadi di kawasan Terminal Kampung Melayu, aktivitas Halte Transjakarta yang sempat terhenti beberapa hari akibat terkena ledakan ...
Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children
Pendidikan - Minggu, 28 Mei 2017 - 11:31 WIB

Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa dalam akhir kunjunganya ke lokasi korban kebakaran warga Baduy Luar, Sabtu (27/5) sempat berdialog cukup ...
Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 10:57 WIB

Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar

Ratusan korban kebakaran Kampung Cisaban, Desa Kanekes, Baduy Luar, Lebak, Banten, pada Selasa (23/5) lalu mendapatkan perhatian serius pemerintah melalui ...
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...