Rabu, 22 Februari 2017 | 22.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Target Proyek Listrik 35.000 MW Dipangkas

Target Proyek Listrik 35.000 MW Dipangkas

Reporter : Fadilah | Jumat, 25 November 2016 - 11:29 WIB

IMG-18671

Proyek Listrik. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Proyek listrik 35.000 megawatt (MW) tinggal kenangan. Pasalnya, pemerintah merevisi proyek kelistrikan dari 35.000 MW menjadi hanya 19.000 MW hingga tahun 2019.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE)‎ Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan, pengurangan target ini sudah berdasarkan pertimbangan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dimana, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada kisaran 5%.

“Ini tergantung asumsi bahwa 35.000 MW disusun dan dianggap sebagai kebutuhan pada pertumbuhan ekonomi 7% ke atas. Sekarang 4,8% sampai 5,1% dan kebutuhannya tidak seperti itu,” ujarnya dalam acara media Gathering, di Kantor Ditjen EBTKE, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Kata Rida, target minimum 19.000 MW ini, sudah masuk margin 30%. Dimana 7.000 diantaranya Fast Track Program (FTP) 1 dan 2.

Rida menambahkan target 19.000 MW ini telah mampu untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada level di atas 5%. Untuk itu, kebutuhan listrik pun diyakini akan tetap tercukupi.

“Itu sudah cukup kawal ekonomi 5,1%,” pungkasnya.

Dari sekitar 19.000 MW, jatah swasta sebanyak 11.400 MW dan PLN 8.300 MW. Akibat berubahnya asumsi ekonomi, kebutuhan pembangkit listrik juga harus disesuaikan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur
Ekonomi - Rabu, 22 Februari 2017 - 19:07 WIB

Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur

Maskapai Penerbangan Lion Air akan membuka dua rute baru dari Solo ke Kuala Lumpur, Malaysia dengan frekuensi terbang sebanyak satu ...
Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 17:40 WIB

Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi meminta aparatur keamanan segera mengambil sikap atas aksi intimidasi Fredy Tahuney alias Iwan ...
Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 16:28 WIB

Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan mengklaim tak pernah melakukan kriminalisasi para ulama. Berbeda dengan tuduhan pimpinan Front ...
Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR
Politik - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:52 WIB

Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo yang tidak menggubris status hukum Ahok sebagai tersangka penistaan agama menuai komentar dari ...
Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada
Peristiwa - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:10 WIB

Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada

Gunung-gunung api di Indonesia hingga saat ini masih menggeliat. Bahkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat ini ada ...
Pembayaran BPJS Kini Bisa di Super Indo
Ekonomi - Rabu, 22 Februari 2017 - 14:53 WIB

Pembayaran BPJS Kini Bisa di Super Indo

PT Lion Super Indo menjalin kerjasama dengan PT Bank Mandiri Tbk untuk bisa menyediakan layanan jasa pembayaran iuran Badan Pelaksana ...