Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Indonesia Siap Salip Amerika Menjadi Produsen Panas Bumi

Indonesia Siap Salip Amerika Menjadi Produsen Panas Bumi

Reporter : Fadilah | Jumat, 25 November 2016 - 14:26 WIB

IMG-18678

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) mendorong pemanfaatan energi panas bumi. Pemanfaatan ini akan dilakukan secara bertahap.

Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Yunus Saefulhak, mengatakan untuk tahap pertama, di tahun 2017 nanti Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) akan ditambah kapsitasnya sebesar 255 Megawatt (MW).

“Tahun 2017 ada 255 Megawat (MW) tambahan kapasitas,” tuturnya usai acara diskusi media di, Kantor Ditjen EBTKE, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, (25/11/2016).

Tambahan ini nantinya membuat kapasitas tenaga panas bumi Indonesia menjadi 1.908,5 MW atau naik 26,09% dari posisi saat ini 1.513,5 MW.

Dengan kapasitas tersebut, Indonesia akan menyalip Filipina sebagai negara penghasil panas bumi terbesar kedua di dunia.

“Sekarang, Filipina hampir habis sumber panas buminya. Sedangkan, Indonesia masih banyak. Tahun depan, kalau tambahannya tepat bisa mengalahkan Filipina,” katanya.

Bahkan lanjut dia, jika pengembangan terus dilakukan hingga tahun 2021, Indonesia mampu untuk menyalip Amerika Serikat (AS) sebagai negara dengan pemanfaatan energi panas bumi yang terbesar di dunia.

“Tahun 2021 kita susul Amerika Serikat,” ucapnya penuh semangat.

Makanya dia berharap, proyek-proyek yang dijadwalkan beroperasi tahun depan dapat segera berjalan sesuai rencana.

Adapun, beberapa proyek itu, diantaranya PLTP Dieng dengan kapasitas 10 MW, PLTP Sarula unit 2 dengan kapasitas 110 MW, PLTP Ulubelu unit 4 berkapasitas 55 MW, PLTP Lahendong skala kecil 5 MW, dan PLTP Lumut Balai unit 1 berkapasitas 55 MW.

Sebagai imformasi, KESDM mencatat bahwa hingga saat ini realisasi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) telah mencapai 92% dari target 1.657,5 MW, tercatat realisasi pemanfaatan PLT Panas Bumi sebesar 1.513,5 MW.

Adapun tambahan Comercial On Date (COD) sepanjang tahun 2016 adalah sebesar 4 PLTP pada tahun 2016. Keempat PLTP tersebut di antaranya adalah PLTP Ulubelu unit 3 dengan kapasitas 55 MW, PLTP Lahendong Unit 5 dengan kapasitas 20 MW, PLTP Sarulla dengan kapasitas 110 MW dan PLTP Lahendong unit 6 sebesar 20 MW.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...