Rabu, 27 September 2017 | 01.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Indonesia Siap Salip Amerika Menjadi Produsen Panas Bumi

Indonesia Siap Salip Amerika Menjadi Produsen Panas Bumi

Reporter : Fadilah | Jumat, 25 November 2016 - 14:26 WIB

IMG-18678

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) mendorong pemanfaatan energi panas bumi. Pemanfaatan ini akan dilakukan secara bertahap.

Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Yunus Saefulhak, mengatakan untuk tahap pertama, di tahun 2017 nanti Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) akan ditambah kapsitasnya sebesar 255 Megawatt (MW).

“Tahun 2017 ada 255 Megawat (MW) tambahan kapasitas,” tuturnya usai acara diskusi media di, Kantor Ditjen EBTKE, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, (25/11/2016).

Tambahan ini nantinya membuat kapasitas tenaga panas bumi Indonesia menjadi 1.908,5 MW atau naik 26,09% dari posisi saat ini 1.513,5 MW.

Dengan kapasitas tersebut, Indonesia akan menyalip Filipina sebagai negara penghasil panas bumi terbesar kedua di dunia.

“Sekarang, Filipina hampir habis sumber panas buminya. Sedangkan, Indonesia masih banyak. Tahun depan, kalau tambahannya tepat bisa mengalahkan Filipina,” katanya.

Bahkan lanjut dia, jika pengembangan terus dilakukan hingga tahun 2021, Indonesia mampu untuk menyalip Amerika Serikat (AS) sebagai negara dengan pemanfaatan energi panas bumi yang terbesar di dunia.

“Tahun 2021 kita susul Amerika Serikat,” ucapnya penuh semangat.

Makanya dia berharap, proyek-proyek yang dijadwalkan beroperasi tahun depan dapat segera berjalan sesuai rencana.

Adapun, beberapa proyek itu, diantaranya PLTP Dieng dengan kapasitas 10 MW, PLTP Sarula unit 2 dengan kapasitas 110 MW, PLTP Ulubelu unit 4 berkapasitas 55 MW, PLTP Lahendong skala kecil 5 MW, dan PLTP Lumut Balai unit 1 berkapasitas 55 MW.

Sebagai imformasi, KESDM mencatat bahwa hingga saat ini realisasi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) telah mencapai 92% dari target 1.657,5 MW, tercatat realisasi pemanfaatan PLT Panas Bumi sebesar 1.513,5 MW.

Adapun tambahan Comercial On Date (COD) sepanjang tahun 2016 adalah sebesar 4 PLTP pada tahun 2016. Keempat PLTP tersebut di antaranya adalah PLTP Ulubelu unit 3 dengan kapasitas 55 MW, PLTP Lahendong Unit 5 dengan kapasitas 20 MW, PLTP Sarulla dengan kapasitas 110 MW dan PLTP Lahendong unit 6 sebesar 20 MW.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...