Jumat, 27 April 2018 | 15.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Indonesia Siap Salip Amerika Menjadi Produsen Panas Bumi

Indonesia Siap Salip Amerika Menjadi Produsen Panas Bumi

Reporter : Fadilah | Jumat, 25 November 2016 - 14:26 WIB

IMG-18678

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) mendorong pemanfaatan energi panas bumi. Pemanfaatan ini akan dilakukan secara bertahap.

Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Yunus Saefulhak, mengatakan untuk tahap pertama, di tahun 2017 nanti Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) akan ditambah kapsitasnya sebesar 255 Megawatt (MW).

“Tahun 2017 ada 255 Megawat (MW) tambahan kapasitas,” tuturnya usai acara diskusi media di, Kantor Ditjen EBTKE, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, (25/11/2016).

Tambahan ini nantinya membuat kapasitas tenaga panas bumi Indonesia menjadi 1.908,5 MW atau naik 26,09% dari posisi saat ini 1.513,5 MW.

Dengan kapasitas tersebut, Indonesia akan menyalip Filipina sebagai negara penghasil panas bumi terbesar kedua di dunia.

“Sekarang, Filipina hampir habis sumber panas buminya. Sedangkan, Indonesia masih banyak. Tahun depan, kalau tambahannya tepat bisa mengalahkan Filipina,” katanya.

Bahkan lanjut dia, jika pengembangan terus dilakukan hingga tahun 2021, Indonesia mampu untuk menyalip Amerika Serikat (AS) sebagai negara dengan pemanfaatan energi panas bumi yang terbesar di dunia.

“Tahun 2021 kita susul Amerika Serikat,” ucapnya penuh semangat.

Makanya dia berharap, proyek-proyek yang dijadwalkan beroperasi tahun depan dapat segera berjalan sesuai rencana.

Adapun, beberapa proyek itu, diantaranya PLTP Dieng dengan kapasitas 10 MW, PLTP Sarula unit 2 dengan kapasitas 110 MW, PLTP Ulubelu unit 4 berkapasitas 55 MW, PLTP Lahendong skala kecil 5 MW, dan PLTP Lumut Balai unit 1 berkapasitas 55 MW.

Sebagai imformasi, KESDM mencatat bahwa hingga saat ini realisasi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) telah mencapai 92% dari target 1.657,5 MW, tercatat realisasi pemanfaatan PLT Panas Bumi sebesar 1.513,5 MW.

Adapun tambahan Comercial On Date (COD) sepanjang tahun 2016 adalah sebesar 4 PLTP pada tahun 2016. Keempat PLTP tersebut di antaranya adalah PLTP Ulubelu unit 3 dengan kapasitas 55 MW, PLTP Lahendong Unit 5 dengan kapasitas 20 MW, PLTP Sarulla dengan kapasitas 110 MW dan PLTP Lahendong unit 6 sebesar 20 MW.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...