Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Waskita Karya Kebut Pembangunan Jalan Tol Brexit Selama 10 Bulan

Waskita Karya Kebut Pembangunan Jalan Tol Brexit Selama 10 Bulan

Reporter : Restu Fadilah | Jumat, 25 November 2016 - 16:33 WIB

IMG-18685

Tol Brebes Timur. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi yang menggarap pembangunan tol Brebes Timur (Brexit) hingga Semarang. Ruas tol ini memiliki jarak sepanjang 150 kilometer (km) dan belum kelar dikerjakan.

Direktur Utama (Dirut) PT Waskita Karya (Persero) Tbk M Choliq mengaku mendapatkan isntruksi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk segera merampungkan pengerjaan tol tersebut. Adapun target yang ditetapkan yakni hingga sebelum musim mudik 2017.

Dia menjelaskan jarak antara Brebes timur ke Semarang mencapai 150 Kilo Meter (KM). Padahal periode lebaran ke lebaran kira-kira hanya 11 bulan kalender masehi.

Proses pengeringan jalan tol sampai bisa dipakai, itu 28 hari. Sehingga efektifnya, kira-kira 10,5 bulan Waskita harus menyelesaikan 150 km jalan tol.

“Ini suatu tugas yang amat berat, karena belum ada di dalam sejarah Indonesia, ini harus bisa membuat jalan 150 km dalam tempo 10 bulan,” tuturnya di Jakarta, Jumat, (25/11/2016).

Kendati demikian ia mengaku akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target tersebut, caranya yakni dengan mengebut pekerjaan jalan tol yang belum kelar itu. Sebab dia, tak ingin insiden yang terjadi di pintu exit tol Brebes Timur pada lebaran tahun ini terulang kembali di kemudian hari.

“Pada waktu lebaran, terjadi kemacetan luar biasa di Brexit. Jangan sampai ini terulang di 2017,” ucapnya.

Choliq menambahkan evaluasi terakhir yang dilakukan, target proyek jalan tol sepanjang 150 km tersebut dipangkas sepanjang 37 km, menjadi kira-kira 113 km.

Sampai dengan Oktober 2016, nilai kontrak baru WSKT mencapai Rp 61 triliun. Choliq optimistis target nilai kontrak baru Rp 66 triliun tahun ini bakal terlampaui, bahkan menembus Rp 70 triliun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Resolusi Dunia Yang Lebih Aman, Damai, dan Berkeadilan di IPU 139

Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fadli Zon, Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf dan Wakil Ketua ...