Jumat, 22 September 2017 | 18.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Waskita Karya Kebut Pembangunan Jalan Tol Brexit Selama 10 Bulan

Waskita Karya Kebut Pembangunan Jalan Tol Brexit Selama 10 Bulan

Reporter : Fadilah | Jumat, 25 November 2016 - 16:33 WIB

IMG-18685

Tol Brebes Timur. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi yang menggarap pembangunan tol Brebes Timur (Brexit) hingga Semarang. Ruas tol ini memiliki jarak sepanjang 150 kilometer (km) dan belum kelar dikerjakan.

Direktur Utama (Dirut) PT Waskita Karya (Persero) Tbk M Choliq mengaku mendapatkan isntruksi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk segera merampungkan pengerjaan tol tersebut. Adapun target yang ditetapkan yakni hingga sebelum musim mudik 2017.

Dia menjelaskan jarak antara Brebes timur ke Semarang mencapai 150 Kilo Meter (KM). Padahal periode lebaran ke lebaran kira-kira hanya 11 bulan kalender masehi.

Proses pengeringan jalan tol sampai bisa dipakai, itu 28 hari. Sehingga efektifnya, kira-kira 10,5 bulan Waskita harus menyelesaikan 150 km jalan tol.

“Ini suatu tugas yang amat berat, karena belum ada di dalam sejarah Indonesia, ini harus bisa membuat jalan 150 km dalam tempo 10 bulan,” tuturnya di Jakarta, Jumat, (25/11/2016).

Kendati demikian ia mengaku akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target tersebut, caranya yakni dengan mengebut pekerjaan jalan tol yang belum kelar itu. Sebab dia, tak ingin insiden yang terjadi di pintu exit tol Brebes Timur pada lebaran tahun ini terulang kembali di kemudian hari.

“Pada waktu lebaran, terjadi kemacetan luar biasa di Brexit. Jangan sampai ini terulang di 2017,” ucapnya.

Choliq menambahkan evaluasi terakhir yang dilakukan, target proyek jalan tol sepanjang 150 km tersebut dipangkas sepanjang 37 km, menjadi kira-kira 113 km.

Sampai dengan Oktober 2016, nilai kontrak baru WSKT mencapai Rp 61 triliun. Choliq optimistis target nilai kontrak baru Rp 66 triliun tahun ini bakal terlampaui, bahkan menembus Rp 70 triliun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945
Tak Berkategori - Jumat, 22 September 2017 - 16:53 WIB

DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945

Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung pembahasan posisi Kejaksaan Agung dalam amandemen UUD 1945 agar posisinya tugas dan fungsinya jelas ...
Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 16:11 WIB

Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela

Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar akan membacakan putusan sela dalam perkara permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh ...
YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 16:01 WIB

YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang ...
Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:50 WIB

Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyatakan pemutaran film sejarah Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) dinilai tepat. Karena ini ...
Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital
Ekonomi - Jumat, 22 September 2017 - 15:25 WIB

Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital

Pemerintah akan mendorong pengembangan ekonomi digital melalui basis industri dan perdagangan elektronik (e-commerce). Salah satu kunci sukses pelaksanaannya adalah perlu ...
Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:23 WIB

Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu ...