Kamis, 30 Maret 2017 | 15.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Waskita Karya Kebut Pembangunan Jalan Tol 150 Kilometer

Waskita Karya Kebut Pembangunan Jalan Tol 150 Kilometer

Jumat, 25 November 2016 - 17:41 WIB

IMG-18689

Waskita (kininews/ist)

JAKARTA, kini.co.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi yang menggarap pembangunan tol Brebes Timur (Brexit) hingga Semarang. Ruas tol ini memiliki jarak sepanjang 150 kilometer (km) dan belum kelar dikerjakan.

Direktur Utama (Dirut) PT Waskita Karya (Persero) Tbk M Choliq mengaku mendapatkan isntruksi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk segera merampungkan pengerjaan tol tersebut. Adapun target yang ditetapkan yakni hingga sebelum musim mudik 2017.

Dia menjelaskan jarak antara Brebes timur ke Semarang mencapai 150 Kilo Meter (KM). Padahal periode lebaran ke lebaran kira-kira hanya 11 bulan kalender masehi.

Proses pengeringan jalan tol sampai bisa dipakai, itu 28 hari. Sehingga efektifnya, kira-kira 10,5 bulan Waskita harus menyelesaikan 150 km jalan tol.

“Ini suatu tugas yang amat berat, karena belum ada di dalam sejarah Indonesia, ini harus bisa membuat jalan 150 km dalam tempo 10 bulan,” tuturnya di Jakarta, Jumat, (25/11/2016).

Kendati demikian ia mengaku akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target tersebut, caranya yakni dengan mengebut pekerjaan jalan tol yang belum kelar itu. Sebab dia, tak ingin insiden yang terjadi di pintu exit tol Brebes Timur pada lebaran tahun ini terulang kembali di kemudian hari.

“Pada waktu lebaran, terjadi kemacetan luar biasa di Brexit. Jangan sampai ini terulang di 2017,” ucapnya.

Choliq menambahkan evaluasi terakhir yang dilakukan, target proyek jalan tol sepanjang 150 km tersebut dipangkas sepanjang 37 km, menjadi kira-kira 113 km.

Sampai dengan Oktober 2016, nilai kontrak baru WSKT mencapai Rp 61 triliun. Choliq optimistis target nilai kontrak baru Rp 66 triliun tahun ini bakal terlampaui, bahkan menembus Rp 70 triliun.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 15:11 WIB

Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka

Majelis Hakim kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) TA 2011-2012 dengan terdakwa Irman dan Sugiharto ...
Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:55 WIB

Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka

Sidang konfrontir antara Politisi Hanura, Miryam S Haryani dengan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Ambarita Damanik, dan ...
Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:40 WIB

Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan membenarkan bahwa dia pernah menyarankan kepada Politisi Miryam S Haryani untuk mengembalikan uang ...
Aksi 313 Ibarat Perang Badar
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:15 WIB

Aksi 313 Ibarat Perang Badar

Forum Umat Islam (FUI) menyebutkan momentum aksi 313 yang menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ...
Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:12 WIB

Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo rupanya mengetahui perihal bagi-bagi uang hasil dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP APBN TA 2011-2012.Demikian ...
Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 12:54 WIB

Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tak menampik terkait pengakuan Politisi Hanura, Miryam S Haryani yang merasa terganggu olehnya ...