Rabu, 24 Mei 2017 | 09.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>HMI Minta Pihak Terkait Hentikan Upaya Penggembosan Aksi Bela Islam III

HMI Minta Pihak Terkait Hentikan Upaya Penggembosan Aksi Bela Islam III

Sabtu, 26 November 2016 - 19:13 WIB

IMG-18703

Mulyadi P Tamsir bersama beberapa Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) meminta pihak terkait menghentikan upaya penggembosan terhadap rencana aksi Bela Islam III pada 2 Desember mendatang.

Pasalnya aksi lanjutan dari 4 November tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang menuntut keadilan dalam kasus dugaan penistaan Alquran yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Terkait apakah HMI kembali akan ikut aksi 212 atau tidak, PB HMI mengaku masih terus melakukan konsolidasi untuk mengambil keputusan apakah akan ikut turun dalam aksi Bela Islam III pada 2 Desember mendatang atau tidak.

“Karena saat ini kami masih membutuhkan langkah-langkah kajian dan pertimbangan isu terkini menjelang aksi tersebut. Jadi, kami bisa memutuskan, apakah akan kembali turun atau tidak, keputusannya pekan depan,” kata Sekjen PB HMI, Amijaya dalam keterangan persnya di Kantor PB HMI, Jakarta Selatan, Sabtu (26/11) sore tadi.

Sementara itu Ketua PB HMI Mulyadi P Tamsir menambahkan, jika nanti keputusan akhir kembali turun aksi pada 2 Desember maka jumlah massa yang akan diturunkan dipastikan akan lebih besar dari aksi 4 November lalu.

“Yang pasti jumlahnya lebih banyak, kalau kemarin sekitar 1.500, bisa diatas itu, “ kata Mulyadi. Mulyadi juga meminta agar Pemerintah tidak menghalang-halangi dan menggembosi rencana aksi bela Islam III.

“Dengan melontrakan isu makar adalah upaya untuk menggembosi rencana aksi bela Islam III, termasuk ada upaya dari pihak-pihak tertentu yang minta HMI tidak turun, “ tegasnya.

Mulyadi juga meminta kepolisian tidak tergesa-gesa menyimpulkan adanya isu makar dalam aksi bela Islam III.

“Kalaupun benar ada pihak-pihak yang memanfaatkan aksi tersebut untuk melakukan makar terhadap pemerintahan, maka HMI tidak ikut terlibat dalam upaya makar karena pihaknya komitmen menjaga NKRI dan menjunjung tinggi nilai luhur agama Islam,” tegasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur
Nasional - Rabu, 24 Mei 2017 - 08:10 WIB

Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur

Dalam akun Twitter resmi Dewan HAM PBB di Asia, PBB mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Ahok. Bahkan, PBB mendesak ...
Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat
Hukum - Rabu, 24 Mei 2017 - 07:11 WIB

Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan perlawanan hukum atas upaya pembubaran organisasinya oleh Pemerintah. Tudingan bahwa HTI anti Pancasila dan NKRI ...
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...