Rabu, 28 Juni 2017 | 05.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pemerintah “Kalut” Jelang Aksi Bela Islam III, Situs Imam Besar FPI Diblokir Menkominfo

Pemerintah “Kalut” Jelang Aksi Bela Islam III, Situs Imam Besar FPI Diblokir Menkominfo

Reporter : Zainal Bakri | Minggu, 27 November 2016 - 17:39 WIB

IMG-18712

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab (KiniNews/Yudi Permana)

Jakarta, kini.co.id – Pemerintah diduga kalut menyikapi rencana Aksi Bela Islam III Super Damai yang digelar GNPF-MUI pada 2 Desember mendatang, dimana salah satu leadernya adalah Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Salah satu bentuk kekalutan pemerintah ini adalah dengan melakukan pemblokiran situs pribadi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab, www.habibrizieq.com sehingga tidak bisa diakses oleh publik.

Kepala Biro Humas Kemenkiminfo, Noor Iza mengatakan alasan pemblokiran karena pemerintah melihat bahwa ada beberapa konten dalam situs tersebut yang bermuatan negatif, misalnya provokasi dan SARA.

“Kalau alasan, barang kali jadi konsen selama ini adalah hal yang terkait apabila di situ ada provokasi, ujaran kebencian ataupun SARA, yang memang sangat berpotensi kepada keresahan di masyarakat,” kata Noor, Minggu (27/11).

Ia menyebutkan pemblokiran situs pribadi milik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab merupakan bentuk kerja sama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Polri, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Badan Intelijen Negara (BIN).

“Ini kolaborasi lembaga, ada Kominfo, ada Polri, ada BNPT, ada BIN. Jadi kolaborasi lembaga, yang memang Kominfo yang diminta untuk action dalam penanganannya atau pemblokirannya,” ungkapnya.

Noor mengklaim, pemblokiran ini dilakukan tanpa pandang bulu. Klaim dia, bukan lantaran situs tersebut milik Habib Rizieq, melainkan murni lantaran kontennya yang mengadung hal negatif.

“Mungkin yang terpenting ini dilihat dari isinya (kontennya). Masalah situs itu namanya apa, pemiliknya siapa, pengelolanya siapa, tidak ada kaitannya. Jadi, ini semata-mata dilihat dari isi kontennya,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...