Rabu, 27 September 2017 | 01.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Amran Sulaiman Diminta Segera Bereskan Persoalan di Sektor Pertanian

Amran Sulaiman Diminta Segera Bereskan Persoalan di Sektor Pertanian

Reporter : Fadilah | Senin, 28 November 2016 - 16:51 WIB

IMG-18729

Menko Darmin. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyampaikan banyak kritikan terhadap Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Kritikan pertama, Darmin menyoroti masalah persoalan irigasi yang tak kunjung selesai hingga saat ini.

Persoalan yang kedua adalah persoalan cara penanaman yang masih sangat konvensional, salah satunya adalah cara menanam bawang. Akibatnya sulit untuk meningkatkan produktivitas.

“Nanam bawang itu yang tumbuh bawang, saya bilang 3.000 tahun yang lalu nenek moyang kita juga gitu. Misalnya wortel ada yang ditanam bibit. Bawang juga semestinya begitu,” ucap Darmin.

Hal lainnya yang dikritik Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu adalah mengenai sektor peternakan. Disektor peternakan, Darmin menyoroti persoalan sapi yang tak kunjung tuntas. Darmin berpendapat bahwa terjadi kesalahan pengelolaan dalam proses penggemukan sapi.

Selain itu, Darmin juga menyinggung mengenai program sapi indukan. Dimana program tersebut belum menguntungkan para peternak, khususnya peternak kecil.

“Kalau indukan belum tentu punya anak. Kalaupun anaknya nantikan bisa sakit anaknya. Makanya nanti mereka bilang ‘ah dijual saja’,” ucap Darmin.

Darmin sangat menyayangkan dengan berbagai persoalan di sektor pertanian Indonesia ini. Padahal selama ini pemerintah sudah mengeluarkan dana cukup besar pada sektor pertanian.

Karenanya Darmin meminta menteri terkait dalam hal ini Amran Sulaiman untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...