Minggu, 23 Juli 2017 | 17.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Menhan: Tak Ada Indikasi Makar di 2 Desember

Menhan: Tak Ada Indikasi Makar di 2 Desember

Reporter : Dian | Selasa, 29 November 2016 - 14:38 WIB

IMG-18744

Menhan di upacara HUT ke-45 Korpri. (KiniNews/Dian)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, mengapresiasi aksi damai 2 Desember 2016 dengan cara melakukan aksi ibadah.

Adapun aksi damai yakni dengan kegiatan keagamaan yakni dzikir, tausyiah, shalat Jumat berjamaah dan doa bersama di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas).

Menurut Ryamizard, aksi damai tersebut memiliki pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih mendekatkan diri kepada sang khalik.

“Bukan demo, itu kan Dzikir.  Tujuannya zikir itu kan memuji Tuhan, harus pikiran suci, mulutnya suci, kalau itu semua, bagus. Makin banyak, makin bagus, kan diterima oleh Tuhan,” ujar Ryamizard usai acara hari ulang tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-45 di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Tak hanya itu,  ia berharap aksi 2 Desember berlangsung dengan damai.  

Pasalnya aksi damai yang bungkus dengan kegiatan keagamaan yang memberikan pesan damai 

“Saya berharap apa yang kita lakukan itu berjalaan baik. Namanya berzikir itu memuji tuhan, menyenangkan hati Tuhan, kalau menyenangkan Tuhan maka Tuhan memberikan segalanya. Tetapi kalau Tuhan marah, akibatnya luar biasa,” ujarnya.

“Zikir itu kan menyenangkan hati tuhan. Dengan mulut, pemikiran, hati jernih, kalau kita minta pasti diberikan, kalau pura-pura Tuhan lebih tahu,” katanya.

Tidak ada indikasi upaya makar dalam menanggapi demonstrasi pada 2 Desember 2016 mendatang. 

Hal ini menyusul pernyataan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian yang menyebut adanya upaya makar berdasarkan informasi Intelijen. 

“Itu beberapa hari lalu beliau (Tito)   sudah sampaikan, kita punya data intelegen, data intelegen pertahanan cukup valid. Nggak ada indikasi,”ujar Ryamizard usai menghadiri peringatan HUT Korpri yang 45 tahun di Lapangan Silang Monas,  Jakarta,  Selasa (29/11/2016).

Menurut Ryamizard boleh saja pernyataan dari Kapolri, yang menyebut  indikasi tersebut untuk mencegah adanya hal yang tidak diinginkan.

“Pak Kapolri mungkin ada indikasi, ini kan indikasi, indikasi itu boleh-boleh aja. Tapi dengan itu kita bersiap menjaga kemungkinan yang tidak tidak, itu harapan kita,”katanya. 

Oleh karena itu, dia berharap demonstrasi 2 Desember 2016 bisa berjalan dengan damai dan bangsa Indonesia tidak menjadi bahan  ejekan negara lain. 

“Kita sudah sepakat kok. Jadi jangan sampai  bangsa ini jadi cemoohan orang, kok ribut mulu sih. Kita tunjukkan kita damai, percuma aja tulisan damai itu indah tapi kita juga enggak benar,”ungkapnya. 

Demonstrasi 2 Desember 2016 menuntut Gubernur DKI Jakarta (Non aktif) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok segera ditahan atas kasus dugaan penistaan agama. Aksi damai tersebut digagas oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia. 

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...