Rabu, 18 Januari 2017 | 13.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Menhan: Tak Ada Indikasi Makar di 2 Desember

Menhan: Tak Ada Indikasi Makar di 2 Desember

Reporter : Dian | Selasa, 29 November 2016 - 14:38 WIB

IMG-18744

Menhan di upacara HUT ke-45 Korpri. (KiniNews/Dian)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, mengapresiasi aksi damai 2 Desember 2016 dengan cara melakukan aksi ibadah.

Adapun aksi damai yakni dengan kegiatan keagamaan yakni dzikir, tausyiah, shalat Jumat berjamaah dan doa bersama di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas).

Menurut Ryamizard, aksi damai tersebut memiliki pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih mendekatkan diri kepada sang khalik.

“Bukan demo, itu kan Dzikir.  Tujuannya zikir itu kan memuji Tuhan, harus pikiran suci, mulutnya suci, kalau itu semua, bagus. Makin banyak, makin bagus, kan diterima oleh Tuhan,” ujar Ryamizard usai acara hari ulang tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-45 di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Tak hanya itu,  ia berharap aksi 2 Desember berlangsung dengan damai.  

Pasalnya aksi damai yang bungkus dengan kegiatan keagamaan yang memberikan pesan damai 

“Saya berharap apa yang kita lakukan itu berjalaan baik. Namanya berzikir itu memuji tuhan, menyenangkan hati Tuhan, kalau menyenangkan Tuhan maka Tuhan memberikan segalanya. Tetapi kalau Tuhan marah, akibatnya luar biasa,” ujarnya.

“Zikir itu kan menyenangkan hati tuhan. Dengan mulut, pemikiran, hati jernih, kalau kita minta pasti diberikan, kalau pura-pura Tuhan lebih tahu,” katanya.

Tidak ada indikasi upaya makar dalam menanggapi demonstrasi pada 2 Desember 2016 mendatang. 

Hal ini menyusul pernyataan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian yang menyebut adanya upaya makar berdasarkan informasi Intelijen. 

“Itu beberapa hari lalu beliau (Tito)   sudah sampaikan, kita punya data intelegen, data intelegen pertahanan cukup valid. Nggak ada indikasi,”ujar Ryamizard usai menghadiri peringatan HUT Korpri yang 45 tahun di Lapangan Silang Monas,  Jakarta,  Selasa (29/11/2016).

Menurut Ryamizard boleh saja pernyataan dari Kapolri, yang menyebut  indikasi tersebut untuk mencegah adanya hal yang tidak diinginkan.

“Pak Kapolri mungkin ada indikasi, ini kan indikasi, indikasi itu boleh-boleh aja. Tapi dengan itu kita bersiap menjaga kemungkinan yang tidak tidak, itu harapan kita,”katanya. 

Oleh karena itu, dia berharap demonstrasi 2 Desember 2016 bisa berjalan dengan damai dan bangsa Indonesia tidak menjadi bahan  ejekan negara lain. 

“Kita sudah sepakat kok. Jadi jangan sampai  bangsa ini jadi cemoohan orang, kok ribut mulu sih. Kita tunjukkan kita damai, percuma aja tulisan damai itu indah tapi kita juga enggak benar,”ungkapnya. 

Demonstrasi 2 Desember 2016 menuntut Gubernur DKI Jakarta (Non aktif) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok segera ditahan atas kasus dugaan penistaan agama. Aksi damai tersebut digagas oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia. 

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...