Minggu, 23 April 2017 | 20.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Diprediksi Tumbuh 5 Persen, Perekonomian Indonesia Cukup Lentur di 2016

Diprediksi Tumbuh 5 Persen, Perekonomian Indonesia Cukup Lentur di 2016

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 30 November 2016 - 08:44 WIB

IMG-18754

Gubernur BI, Agus Marto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Bank Indonesia (BI) melihat ekonomi nasional masih cukup lentur menyesuaikan dan merespon berlanjutnya resiko ekonomi global.

Meskipun di tengah perekonomian global yang melemah, ekonomi Indonesia sampai triwulan III-2016 masih 5,02% (yoy) dan meningkat dibandingkan capaian 2015.

Bahkan BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 akan berada di sekitar 5% dan lebih rendah dibandingkan dengan 5,2% hingga 5,6% perkiraan awal Bank Indonesia dipenghujung tahun 2015.

Gubernur Bank Indonesia, Agus. D.W. Martowardojo dalam keterangan tertulisnya yang diterima KiniNews, Selasa (29/11/2016) mengatakan, angka tersebut tetap mengesankan dibandingkan dengan capaian Negara lain yang masih perlu berusaha keras mendorong pertumbuhan ekonominya.

Menurutnya, kelenturan ekonomi Indonesia masih banyak dipengaruhi permintaan domestik.

Sampai triwulan III-2016, permintaan domestik masih dalam tren meningkat sehingga tidak meminimalkan dampak menurunnya kinerja sektor eksternal.

“Bahkan konsumsi rumah tangga non makanan sudah dalam tren meningkat sejak 2011. Sejalan dengan itu, peran kredit rupiah sebagai sumber pembiayaan domestik juga dalam tren meningkat,” terangnya.

Sementara secara regional, kata Agus, ada beberapa provinsi yang sudah bertumbuh di atas 6 persen, seperti di wilayah Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara.

“Kondisi ini dipengaruhi dampak positif transisi perekonomian di wilayah tersebut,” ucapnya.

Namun, Agus mengatakan beberapa provinsi di Sumatera, Kalimantan dan Papua masihtumbuh di bawah 4% sehingga perlu terus mendapat perhatian.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...