Selasa, 24 Januari 2017 | 06.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Diprediksi Tumbuh 5 Persen, Perekonomian Indonesia Cukup Lentur di 2016

Diprediksi Tumbuh 5 Persen, Perekonomian Indonesia Cukup Lentur di 2016

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 30 November 2016 - 08:44 WIB

IMG-18754

Gubernur BI, Agus Marto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Bank Indonesia (BI) melihat ekonomi nasional masih cukup lentur menyesuaikan dan merespon berlanjutnya resiko ekonomi global.

Meskipun di tengah perekonomian global yang melemah, ekonomi Indonesia sampai triwulan III-2016 masih 5,02% (yoy) dan meningkat dibandingkan capaian 2015.

Bahkan BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 akan berada di sekitar 5% dan lebih rendah dibandingkan dengan 5,2% hingga 5,6% perkiraan awal Bank Indonesia dipenghujung tahun 2015.

Gubernur Bank Indonesia, Agus. D.W. Martowardojo dalam keterangan tertulisnya yang diterima KiniNews, Selasa (29/11/2016) mengatakan, angka tersebut tetap mengesankan dibandingkan dengan capaian Negara lain yang masih perlu berusaha keras mendorong pertumbuhan ekonominya.

Menurutnya, kelenturan ekonomi Indonesia masih banyak dipengaruhi permintaan domestik.

Sampai triwulan III-2016, permintaan domestik masih dalam tren meningkat sehingga tidak meminimalkan dampak menurunnya kinerja sektor eksternal.

“Bahkan konsumsi rumah tangga non makanan sudah dalam tren meningkat sejak 2011. Sejalan dengan itu, peran kredit rupiah sebagai sumber pembiayaan domestik juga dalam tren meningkat,” terangnya.

Sementara secara regional, kata Agus, ada beberapa provinsi yang sudah bertumbuh di atas 6 persen, seperti di wilayah Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara.

“Kondisi ini dipengaruhi dampak positif transisi perekonomian di wilayah tersebut,” ucapnya.

Namun, Agus mengatakan beberapa provinsi di Sumatera, Kalimantan dan Papua masihtumbuh di bawah 4% sehingga perlu terus mendapat perhatian.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan
Nasional - Selasa, 24 Januari 2017 - 00:08 WIB

Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan

Tujuh belas orang WNI yang diduga bergabung dengan ISIS dan di deportasi Pemerintah Turki ke Indonesia saat ini masih menjalani ...
Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 22:07 WIB

Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mempertanyakan simbol Palu-Arit yang terdapat pada uang pecahan baru Bank Indonesia. ...
Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 17:24 WIB

Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK); Febri Diansyah mengatakan penyidik bisa saja kembali memanggil istri mantan Direktur PT Garuda ...
Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:59 WIB

Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun

Wakil Direktur MAK, Virgo Sulianto Gohardi mengatakan modus jual beli jabatan seringkali dilakukan pada moment menjelang atau setelah Pilkada."Tujuannya adalah ...
Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:57 WIB

Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun

Wakil Direktur Madrasah Anti Korupsi (MAK), Virgo Sulianto Gohardi menduga sekitar 90% dari proses pengisian 21.000 jabatan kepala dinas di ...
Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan
Peristiwa - Senin, 23 Januari 2017 - 14:24 WIB

Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan

Dukungan terhadap imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengalir dari berbagai kalangan, termasuk selebritis.Pelawak Kiwil misalnya, yang ...