Jumat, 22 September 2017 | 18.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Diprediksi Tumbuh 5 Persen, Perekonomian Indonesia Cukup Lentur di 2016

Diprediksi Tumbuh 5 Persen, Perekonomian Indonesia Cukup Lentur di 2016

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 30 November 2016 - 08:44 WIB

IMG-18754

Gubernur BI, Agus Marto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Bank Indonesia (BI) melihat ekonomi nasional masih cukup lentur menyesuaikan dan merespon berlanjutnya resiko ekonomi global.

Meskipun di tengah perekonomian global yang melemah, ekonomi Indonesia sampai triwulan III-2016 masih 5,02% (yoy) dan meningkat dibandingkan capaian 2015.

Bahkan BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 akan berada di sekitar 5% dan lebih rendah dibandingkan dengan 5,2% hingga 5,6% perkiraan awal Bank Indonesia dipenghujung tahun 2015.

Gubernur Bank Indonesia, Agus. D.W. Martowardojo dalam keterangan tertulisnya yang diterima KiniNews, Selasa (29/11/2016) mengatakan, angka tersebut tetap mengesankan dibandingkan dengan capaian Negara lain yang masih perlu berusaha keras mendorong pertumbuhan ekonominya.

Menurutnya, kelenturan ekonomi Indonesia masih banyak dipengaruhi permintaan domestik.

Sampai triwulan III-2016, permintaan domestik masih dalam tren meningkat sehingga tidak meminimalkan dampak menurunnya kinerja sektor eksternal.

“Bahkan konsumsi rumah tangga non makanan sudah dalam tren meningkat sejak 2011. Sejalan dengan itu, peran kredit rupiah sebagai sumber pembiayaan domestik juga dalam tren meningkat,” terangnya.

Sementara secara regional, kata Agus, ada beberapa provinsi yang sudah bertumbuh di atas 6 persen, seperti di wilayah Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara.

“Kondisi ini dipengaruhi dampak positif transisi perekonomian di wilayah tersebut,” ucapnya.

Namun, Agus mengatakan beberapa provinsi di Sumatera, Kalimantan dan Papua masihtumbuh di bawah 4% sehingga perlu terus mendapat perhatian.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945
Tak Berkategori - Jumat, 22 September 2017 - 16:53 WIB

DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945

Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung pembahasan posisi Kejaksaan Agung dalam amandemen UUD 1945 agar posisinya tugas dan fungsinya jelas ...
Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 16:11 WIB

Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela

Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar akan membacakan putusan sela dalam perkara permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh ...
YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 16:01 WIB

YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang ...
Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:50 WIB

Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyatakan pemutaran film sejarah Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) dinilai tepat. Karena ini ...
Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital
Ekonomi - Jumat, 22 September 2017 - 15:25 WIB

Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital

Pemerintah akan mendorong pengembangan ekonomi digital melalui basis industri dan perdagangan elektronik (e-commerce). Salah satu kunci sukses pelaksanaannya adalah perlu ...
Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:23 WIB

Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu ...