Jumat, 21 Juli 2017 | 15.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Diprediksi Tumbuh 5 Persen, Perekonomian Indonesia Cukup Lentur di 2016

Diprediksi Tumbuh 5 Persen, Perekonomian Indonesia Cukup Lentur di 2016

Reporter : Sindi Violinda | Rabu, 30 November 2016 - 08:44 WIB

IMG-18754

Gubernur BI, Agus Marto. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Bank Indonesia (BI) melihat ekonomi nasional masih cukup lentur menyesuaikan dan merespon berlanjutnya resiko ekonomi global.

Meskipun di tengah perekonomian global yang melemah, ekonomi Indonesia sampai triwulan III-2016 masih 5,02% (yoy) dan meningkat dibandingkan capaian 2015.

Bahkan BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 akan berada di sekitar 5% dan lebih rendah dibandingkan dengan 5,2% hingga 5,6% perkiraan awal Bank Indonesia dipenghujung tahun 2015.

Gubernur Bank Indonesia, Agus. D.W. Martowardojo dalam keterangan tertulisnya yang diterima KiniNews, Selasa (29/11/2016) mengatakan, angka tersebut tetap mengesankan dibandingkan dengan capaian Negara lain yang masih perlu berusaha keras mendorong pertumbuhan ekonominya.

Menurutnya, kelenturan ekonomi Indonesia masih banyak dipengaruhi permintaan domestik.

Sampai triwulan III-2016, permintaan domestik masih dalam tren meningkat sehingga tidak meminimalkan dampak menurunnya kinerja sektor eksternal.

“Bahkan konsumsi rumah tangga non makanan sudah dalam tren meningkat sejak 2011. Sejalan dengan itu, peran kredit rupiah sebagai sumber pembiayaan domestik juga dalam tren meningkat,” terangnya.

Sementara secara regional, kata Agus, ada beberapa provinsi yang sudah bertumbuh di atas 6 persen, seperti di wilayah Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara.

“Kondisi ini dipengaruhi dampak positif transisi perekonomian di wilayah tersebut,” ucapnya.

Namun, Agus mengatakan beberapa provinsi di Sumatera, Kalimantan dan Papua masihtumbuh di bawah 4% sehingga perlu terus mendapat perhatian.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...