Rabu, 24 Mei 2017 | 09.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Aksi 212, Ustadz Arifin Ilham Sebut Tak Ada Orasi Kasar Berbau Hujatan

Aksi 212, Ustadz Arifin Ilham Sebut Tak Ada Orasi Kasar Berbau Hujatan

Kamis, 1 Desember 2016 - 14:40 WIB

IMG-18795

Ustadz Arifin Ilham. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Aksi Bela Islam Jilid III Super Damai dipastikan akan berlangsung dengan sangat damai dari awal hingga akhir. Hal itu dikatakan Ustad Arifin Ilham, Kamis (1/12/2016) lewat akun facebooknya.

Ustad Arifin mengatakan dalam aksi besok tidak akan ada orasi kasar dan berbau hujatan. Semua akan berlangsung damai hingga selesai.

Ia menyebutkan aksi itu akan diikuti peserta muslim dari penjuru Indonesia yang berpakaian putih membawa kesan sejuk, bersih, santun dan beradab.

Selain itu ia memastikan tidak ada orasi kasar dan tausiyah berbau hujatan selama aksi berlangsung.

“Damai para peserta aksinya, pakaian putih, berwudhu, membawa sajadah. Damai tempatnya di Monas, nyaman untuk menyimak. Damai waktunya dari 07.30 – shalat Jumat. Damai suasananya, sejuk, bersih, santun dan beradab. Damai tausiyah-nya, yang membuat cinta pada Kalam-Nya, bukan orasi yang cenderung kasar dan menghujat. Damai juru dakwahnya, dengan bahasa penuh hikmah menyentuh dan menyadarkan tetapi juga membangkitkan selera taat,” tulis ustadz kondang tersebut.

Ia menambahkan, aksi anarkis yang sempat terjadi dalam demo 4 November lalu, tidak akan terulang lagi besok.

“Damai dengan aparat di lapangan bahkan bersama TNI POLRI untuk menjaga dari provokasi,” imbuhnya.

“Damai endingnya, pulang dengan tertib, aman dan selamat. Damai hasilnya menjadi buah bibir, betapa indahnya ajaran Islam itu, betapa mulianya akhlak umat Islam itu, jutaan umat turun aksi bisa damai, hebat!,” pungkas Arifin.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur
Nasional - Rabu, 24 Mei 2017 - 08:10 WIB

Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur

Dalam akun Twitter resmi Dewan HAM PBB di Asia, PBB mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Ahok. Bahkan, PBB mendesak ...
Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat
Hukum - Rabu, 24 Mei 2017 - 07:11 WIB

Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan perlawanan hukum atas upaya pembubaran organisasinya oleh Pemerintah. Tudingan bahwa HTI anti Pancasila dan NKRI ...
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...