Sabtu, 18 November 2017 | 17.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Peserta Aksi Bela Islam III Merapat ke Monas, Lalin Jaktim Menuju Pusat Padat Merayap

Aksi Bela Islam III Super Damai

Peserta Aksi Bela Islam III Merapat ke Monas, Lalin Jaktim Menuju Pusat Padat Merayap

Reporter : Fadilah | Jumat, 2 Desember 2016 - 11:58 WIB

IMG-18821

Aksi Bela Islam Jilid III Super Damai di Monas. (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Peserta aksi Bela Islam III mulai merapat ke kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat sejak pagi, Jumat, (2/12/2016). Masuk ke Ibu Kota, mereka ramai-ramai melakukan aksi longmarch dari titik kumpul menuju lokasi aksi digelarnya aksi super damai itu.

Mereka melalui tiga titik, yakni Jalan Matraman Raya, Jalan Pramuka, dan Kawasan Manggarai. Akibatnya jalan di kawasan tersebut menuju pusat tersendat.

Pantauan di lokasi, mereka berjalan kaki dengan mengenakan warna pakaian yang sama, yakni putih, lengkap dengan peci dan sejumlah serban. Atribut lainnya juga ikut dibawa, seperti bendera bertuliskan kalimat syahadat.

Sambil berjalan di samping kiri jalan, peserta aksi bela Islam III ini dengan kompak mengucap takbir dan kalimat tasbih. Suara salah seorang dari perwakilan pendemo lantang disuarakan melalui pengeras suara. Ia membimbing yang lainnya melantunkan zikir dan doa.

“Allahu akbar… Allahu akbar… Lailahaillallah Muhammadurrasulullah…,” ucap peserta demo melalui pengeras suara di Jalan Matraman Raya, menuju ke arah pusat.

Meski berjalan di pinggir kiri jalur kendaraan bermotor, massa yang menumpuk membuat lalu lintas terhambat. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraannya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...