Senin, 26 Juni 2017 | 00.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dompet Dhuafa Terjunkan Puluhan Tukang Pijat Atasi Kelelahan Demonstran

Aksi Bela Islam III Super Damai

Dompet Dhuafa Terjunkan Puluhan Tukang Pijat Atasi Kelelahan Demonstran

Reporter : Fadilah | Jumat, 2 Desember 2016 - 12:07 WIB

IMG-18824

Mobil pijat Dompet Dhuafa. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Aksi Demo Bela Islam III diikuti jutaan peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Jarak long march terbilang cukup jauh yakni kurang lebih mencapai 3,8 kilometer.

Tak perlu khawatir, bagi para demonstran yang merasakan letih akibat berjalan berkilo-kilometer. Dompet Dhuafa menyediakan layanan pijat secara cuma-cuma alias gratis.

Menurut salah satu penjaga stan bernama Kholid, Dompet Dhuafa menyediakan sekitar 50 tenaga pijat tunanetra. Mereka didatangkan dari Bekasi, Jawa Barat, dan Jakarta Timur ke Kawasan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, (2/12/2016).

Tukang pijat tersebut dijejerkan di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan untuk membuat para peserta demo bela islam rileks.

“Kita menurunkan sekitar 40-50 orang, ada juga relawan yang bisa mijit akhirnya ikut kita,” ucap Kholid kepada Kini.co.id.

Kata Kholid, setiap tukang pijit menangani para kostumer sekitar 10-15 menit. Menurutnya aksi tersebut untuk membantu para pengunjuk rasa untuk meringankan rasa letihnya.

“Per orang antara 10-15 menit dipijat,” ucapnya.

Kendati demikian, jika ada pendemo yang benar-benar merasa kesakitan atau. Maka akan dipijat hingga rasa sakitnya hilang.

Sejauh ini lanjut Kholid sudah ada sekitar 20-30 pendemo yang berdatangan untuk menikmati jasa pijat tersebut.

Dia menambahkan pagelaran pijat ini akan pulang sekitar pukul 14:00 Wib, hingga massa benar-benar bubar.

“Karena sesuai aksinyakan selesai sekitar jam 14:00,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...