Minggu, 22 Oktober 2017 | 00.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dompet Dhuafa Terjunkan Puluhan Tukang Pijat Atasi Kelelahan Demonstran

Aksi Bela Islam III Super Damai

Dompet Dhuafa Terjunkan Puluhan Tukang Pijat Atasi Kelelahan Demonstran

Reporter : Fadilah | Jumat, 2 Desember 2016 - 12:07 WIB

IMG-18824

Mobil pijat Dompet Dhuafa. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Aksi Demo Bela Islam III diikuti jutaan peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Jarak long march terbilang cukup jauh yakni kurang lebih mencapai 3,8 kilometer.

Tak perlu khawatir, bagi para demonstran yang merasakan letih akibat berjalan berkilo-kilometer. Dompet Dhuafa menyediakan layanan pijat secara cuma-cuma alias gratis.

Menurut salah satu penjaga stan bernama Kholid, Dompet Dhuafa menyediakan sekitar 50 tenaga pijat tunanetra. Mereka didatangkan dari Bekasi, Jawa Barat, dan Jakarta Timur ke Kawasan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, (2/12/2016).

Tukang pijat tersebut dijejerkan di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan untuk membuat para peserta demo bela islam rileks.

“Kita menurunkan sekitar 40-50 orang, ada juga relawan yang bisa mijit akhirnya ikut kita,” ucap Kholid kepada Kini.co.id.

Kata Kholid, setiap tukang pijit menangani para kostumer sekitar 10-15 menit. Menurutnya aksi tersebut untuk membantu para pengunjuk rasa untuk meringankan rasa letihnya.

“Per orang antara 10-15 menit dipijat,” ucapnya.

Kendati demikian, jika ada pendemo yang benar-benar merasa kesakitan atau. Maka akan dipijat hingga rasa sakitnya hilang.

Sejauh ini lanjut Kholid sudah ada sekitar 20-30 pendemo yang berdatangan untuk menikmati jasa pijat tersebut.

Dia menambahkan pagelaran pijat ini akan pulang sekitar pukul 14:00 Wib, hingga massa benar-benar bubar.

“Karena sesuai aksinyakan selesai sekitar jam 14:00,” tukasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:05 WIB

Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon

Mangkir sidang perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP), Ketua DPR RI Setya Novanto diketahui pergi ke Cirebon untuk menghadiri Haul ...
Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran masih terus dibahas DPR. Kini, tersisa dua hal yang masih menjadi perdebatan. Pertama, perdebatan mengenai ...
Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK
Peristiwa - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK

Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10) siang kemarin, hingga larut ...
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...