Kamis, 26 April 2018 | 14.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Adhie Massardi: Tuduhan Makar kepada Aktivis Tidak Tepat, Ini 100 Persen Politik

Adhie Massardi: Tuduhan Makar kepada Aktivis Tidak Tepat, Ini 100 Persen Politik

Reporter : Zainal Bakri | Sabtu, 3 Desember 2016 - 15:17 WIB

IMG-18856

Koordinator Gerakan Indonesia Bersatu (GIB), Adhie Massardi (KiniNews/Wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Koordinator Gerakan Indonesia Bersatu (GIB), Adhie Massardi menyatakan penetapan status tersangka terhadap beberapa aktivis dan tokoh yang hendak mendesak DPR melakukan sidang istimewa bukan merupakan suatu bentuk makar.

“Itu adalah bentuk mengutarakan pendapat, apalagi sebelumnya massa gagal menemui anggota DPR. Kalau polisi berdalih menyelamatkan kekuasaan itu salah, karena menyelamatkan kekuasaan adalah milik rakyat,” kata Adhie dalam sebuah diskusi ‘Dikejar Makar’, di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12).

Dikatakannya gerakan-gerakan yang dituduh makar tersebu tidak lain karena dipicu oleh kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok, dimana mereka hanya ingin hukum ditegakkan seadil-adilnya.

“Mengkritisi bukanlah makar. Makar adalah perebutan kekuasaan sacara inkonstitusional dengan melibatkan kekuatan massa,” tegasnya.

Lanjutnya, mencegah makar itu bukan kewenangan polisi. Polisi hanya berwenang menjaga presiden, bukan kekuasannya.

Mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid ini menilia pasal-pasal yang termaktub dalam KUHP terkait gerakan makar sudah tidak relevan di era demokrasi. Kecuali memang upaya penggulingan itu sudah terjadi.

“Polisi jangan menyentuh ke soal itu, makar itu soal politik. Agak riskan kalau kita masuk ke makar, karana ini murni 100 persen politik,” tukasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...