Kamis, 19 Januari 2017 | 09.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Atribut HMI Berkibar di Aksi 412, Mulyadi: Ada yang Mencatut !

Atribut HMI Berkibar di Aksi 412, Mulyadi: Ada yang Mencatut !

Minggu, 4 Desember 2016 - 18:10 WIB

IMG-18866

Ketua PB HMI Mulyadi P Tamsir memberikan klarifikasi soal atribut HMI yang berkibar di acara Parade Kita Indonesia (KiniNews/Ryan)

Jakarta, kini.co.id – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengklarifikasi terkait adanya pencatutan nama dan atribut HMI dalam aksi partai politik pendukung Ahok berbalut parade ‘Kita Indonesia’ pada CFD, di Bundaran HI, Minggu (4/12).

Ketua PB HMI Mulyadi P Tamsir menyayangkan pencatutan nama dan atribut-atribut HMI berukuran raksasa berkibar didepan panggung utama aksi parade ‘Kita Indonesia’, bahkan disebutkan dalam pemberitaan salah satu media ada sekitar 700 kader HMI yang terlibat kegiatan tersebut.

“HMI beserta jutaan umat Islam lainnya yang tergabung dalam GNPF-MUI menggelar aksi bela Islam III Super Damai untuk menuntut penegakan hukum dan keadilan atas kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok,” kata Mulyadi dalam keterangan persnya di PB HMI, Jakarta Selatan, Minggu (4/12) sore yang turut didampingi Jubir FPI Munarman.

Bahwa secara institusi PB HMI tidak ikut serta dan tidak pernah menginstruksikan kader untuk hadir dalam gelaran aksi Kita Indonesia tersebut.

Terkiat adanya pihak-pihak lain yang sengaja memanfaatkan HMI dengan cara mencatut simbol HMI maka pihaknya alan menyelidiki siapa yang terlibat.

“Jika terbukti mereka anggota HMI, kami alan memberikan sanksi organisasi secara tegas dan jika pihak lain tentu kami akan melaporkan pencatutan tersebut kepada polisi,” tegas Mulyadi.

Mulyadi menambahkan, HMI sampai saat ini tetap konsisten dan istiqomah akan tetap bersama barisan umat Islam untuk menegakan hukum atas penistaan agama.

“Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya umat Islam apabila terganggu dengan adanya atribut-atribut HMI yang dicatut dan dibawa oleh oknum yang tidak bertanggungjawab terlibat dalam aksi parade ‘Kita Indonesia’, ” tuturnya.

Seperti diketahui hari ini partai politik pendukung cagub Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengerahkan massa di acara Car Free Daya (CFD) berbalut parade ‘Kita Indonesia’ bahkan massa yang hadir sengaja memamerkan atribut partai dan juga dihadiri Ketua Partai besar diacara tersebut.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 07:48 WIB

Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal

Setelah munculnya gesekan dalam sosial masyarakat, sejumlah pihak menginginkan pembubaran ormas-ormas radikal.Lucunya, ormas radikal selalu dikaitkan dengan ormas Islam sehingga ...
Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 02:54 WIB

Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebagai saksi dalam kasus ...
Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:57 WIB

Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto

Saat menghadiri pembukaan Rapat Pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim-MUI), Mentri Polhukam Wiranto yang mewakili Presdien Jokowi, Rabu (18/1) ...
Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:34 WIB

Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. "Tapi mari juga ...
PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:55 WIB

PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara

Terkait dengan keluhan warga Taman Wisma Asri kepada pihak PLN Rayon Medan Satria, Bekasi Utara soal pembengkakan tarif listrik yang ...
Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:48 WIB

Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal

Anggota Komisi l DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebutkan kerjasama antar TNI dan pemerintah belum maksimal pada beberapa program. Dengan ...