Minggu, 19 Februari 2017 | 18.43 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Subhanallah, Peserta Aksi Bela Islam III Super Damai Capai 7,5 Juta

Subhanallah, Peserta Aksi Bela Islam III Super Damai Capai 7,5 Juta

Minggu, 4 Desember 2016 - 22:31 WIB

IMG-18872

Jutaan umat Islam dalm aksi bela Islam super damai di Monas (KiniNews/Reuter)

Jakarta, kini.co.id – Jumlah peserta aksi bela Islam III super damai yang digelar GNPF-MUI pada Jumat (2/12) kemarin di Monas, Jakarta diperkirakan mencapai 7,5 juta orang.

Jumlah ini terbesar sepanjang sejarah aksi, terlebih dengan agenda dzikir, doa, tauziah serta diakhiri sholat Jumat berjamaah dibawa guyuran hujan tak menyurutkan satu pun jutaan umat Islam dai berbagai penjuru nusantara di Indonesia. Berdasarkan hasil pemaparan evaluasi aksi bela Islam III super damai yang dilakukan GNPF-MUI di Markaz Syariah, Petamburan, Jakarta, Minggu (4/12).

Disebutkan dengan perhitungan menggunakan GoogleMap, jumlah peserta aksi bela Islam III diperkirakan dua kali lipat dari jumlah peserta aksi bela Islam II. Hitungan GoogleMap memperlihatkan jumlah peserta aksi 411 sebanyak 3,2 juta orang, sehingga jumlah peserta Aksi 212 mencapai 6,4 juta orang.

Sedangkan dari hitungan berdasarkan data pengguna KRL, angkanya pun mendekati. Pada 4 November saat aksi 411 berlangsung, jumlah pengguna KRL meningkat empat kali lipat menjadi tiga juta orang. Sebanyak 2,250 juta orang adalah peserta aksi 411.

Jumlah tersebut belum termasuk peserta aksi yang menggunakan bus, kendaraan pribadi, taksi, motor dan lain-lain. Jika ditotal, jumlah peserta aksi 411 mencapai sekitar tiga jutaan orang lebih.

“Hitungan itu logis dan ilmiah. Aksi Bela Islam III itu lebih dari dua kali lipat Aksi Bela Islam II,” kata Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI, Habib Rizieq Shihab dalam evaluasi Aksi Bela Islam III di Markaz Syariah, Petamburan, Jakarta sebagaiaman dikutip dari siaran kanal streaming Habib Muhammadi Rizieq, Minggu (4/12).

Imam Besar FPI ini menyebutkan tak ada seorang habib, kia, ulama, ormas atau partai politik manapun yang mampu dan bisa mengumpulkan jutaan manusia dengan satu tujuan, kecuali semata-mata hanya karena pertolongan Allah SWT.

“Dan, jumlahnya pesertanya diprediksi mencapai 7,5 juta orang,”tegas Habib Rizieq.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...