Rabu, 27 September 2017 | 00.57 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Subhanallah, Peserta Aksi Bela Islam III Super Damai Capai 7,5 Juta

Subhanallah, Peserta Aksi Bela Islam III Super Damai Capai 7,5 Juta

Minggu, 4 Desember 2016 - 22:31 WIB

IMG-18872

Jutaan umat Islam dalm aksi bela Islam super damai di Monas (KiniNews/Reuter)

Jakarta, kini.co.id – Jumlah peserta aksi bela Islam III super damai yang digelar GNPF-MUI pada Jumat (2/12) kemarin di Monas, Jakarta diperkirakan mencapai 7,5 juta orang.

Jumlah ini terbesar sepanjang sejarah aksi, terlebih dengan agenda dzikir, doa, tauziah serta diakhiri sholat Jumat berjamaah dibawa guyuran hujan tak menyurutkan satu pun jutaan umat Islam dai berbagai penjuru nusantara di Indonesia. Berdasarkan hasil pemaparan evaluasi aksi bela Islam III super damai yang dilakukan GNPF-MUI di Markaz Syariah, Petamburan, Jakarta, Minggu (4/12).

Disebutkan dengan perhitungan menggunakan GoogleMap, jumlah peserta aksi bela Islam III diperkirakan dua kali lipat dari jumlah peserta aksi bela Islam II. Hitungan GoogleMap memperlihatkan jumlah peserta aksi 411 sebanyak 3,2 juta orang, sehingga jumlah peserta Aksi 212 mencapai 6,4 juta orang.

Sedangkan dari hitungan berdasarkan data pengguna KRL, angkanya pun mendekati. Pada 4 November saat aksi 411 berlangsung, jumlah pengguna KRL meningkat empat kali lipat menjadi tiga juta orang. Sebanyak 2,250 juta orang adalah peserta aksi 411.

Jumlah tersebut belum termasuk peserta aksi yang menggunakan bus, kendaraan pribadi, taksi, motor dan lain-lain. Jika ditotal, jumlah peserta aksi 411 mencapai sekitar tiga jutaan orang lebih.

“Hitungan itu logis dan ilmiah. Aksi Bela Islam III itu lebih dari dua kali lipat Aksi Bela Islam II,” kata Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI, Habib Rizieq Shihab dalam evaluasi Aksi Bela Islam III di Markaz Syariah, Petamburan, Jakarta sebagaiaman dikutip dari siaran kanal streaming Habib Muhammadi Rizieq, Minggu (4/12).

Imam Besar FPI ini menyebutkan tak ada seorang habib, kia, ulama, ormas atau partai politik manapun yang mampu dan bisa mengumpulkan jutaan manusia dengan satu tujuan, kecuali semata-mata hanya karena pertolongan Allah SWT.

“Dan, jumlahnya pesertanya diprediksi mencapai 7,5 juta orang,”tegas Habib Rizieq.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...