Senin, 20 November 2017 | 22.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Subhanallah, Peserta Aksi Bela Islam III Super Damai Capai 7,5 Juta

Subhanallah, Peserta Aksi Bela Islam III Super Damai Capai 7,5 Juta

Minggu, 4 Desember 2016 - 22:31 WIB

IMG-18872

Jutaan umat Islam dalm aksi bela Islam super damai di Monas (KiniNews/Reuter)

Jakarta, kini.co.id – Jumlah peserta aksi bela Islam III super damai yang digelar GNPF-MUI pada Jumat (2/12) kemarin di Monas, Jakarta diperkirakan mencapai 7,5 juta orang.

Jumlah ini terbesar sepanjang sejarah aksi, terlebih dengan agenda dzikir, doa, tauziah serta diakhiri sholat Jumat berjamaah dibawa guyuran hujan tak menyurutkan satu pun jutaan umat Islam dai berbagai penjuru nusantara di Indonesia. Berdasarkan hasil pemaparan evaluasi aksi bela Islam III super damai yang dilakukan GNPF-MUI di Markaz Syariah, Petamburan, Jakarta, Minggu (4/12).

Disebutkan dengan perhitungan menggunakan GoogleMap, jumlah peserta aksi bela Islam III diperkirakan dua kali lipat dari jumlah peserta aksi bela Islam II. Hitungan GoogleMap memperlihatkan jumlah peserta aksi 411 sebanyak 3,2 juta orang, sehingga jumlah peserta Aksi 212 mencapai 6,4 juta orang.

Sedangkan dari hitungan berdasarkan data pengguna KRL, angkanya pun mendekati. Pada 4 November saat aksi 411 berlangsung, jumlah pengguna KRL meningkat empat kali lipat menjadi tiga juta orang. Sebanyak 2,250 juta orang adalah peserta aksi 411.

Jumlah tersebut belum termasuk peserta aksi yang menggunakan bus, kendaraan pribadi, taksi, motor dan lain-lain. Jika ditotal, jumlah peserta aksi 411 mencapai sekitar tiga jutaan orang lebih.

“Hitungan itu logis dan ilmiah. Aksi Bela Islam III itu lebih dari dua kali lipat Aksi Bela Islam II,” kata Ketua Dewan Pembina GNPF-MUI, Habib Rizieq Shihab dalam evaluasi Aksi Bela Islam III di Markaz Syariah, Petamburan, Jakarta sebagaiaman dikutip dari siaran kanal streaming Habib Muhammadi Rizieq, Minggu (4/12).

Imam Besar FPI ini menyebutkan tak ada seorang habib, kia, ulama, ormas atau partai politik manapun yang mampu dan bisa mengumpulkan jutaan manusia dengan satu tujuan, kecuali semata-mata hanya karena pertolongan Allah SWT.

“Dan, jumlahnya pesertanya diprediksi mencapai 7,5 juta orang,”tegas Habib Rizieq.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...