Sabtu, 18 November 2017 | 17.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Waow, Polri Habiskan 76 Miliar untuk Pengamanan Aksi Bela Islam II dan III Super Damai

Waow, Polri Habiskan 76 Miliar untuk Pengamanan Aksi Bela Islam II dan III Super Damai

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 5 Desember 2016 - 21:22 WIB

IMG-18901

Jutaan umat Islam melakukan sholat Jumat di Monas dalam aksi bela Islam III Super Damai (KiniNews/Reuter)

Jakarta, kini.co.id – Anggaran pengamanan yang dikeluarkan Polri untuk pengamanan Aksi Bela Islam II pada 4 November dan Aksi Bela Islam III Super Damai pada 2 Desember rupanya tak sedikit bahkan terbilang super mahal dalam sepanjang pengamanan aksi demonstrasi, total anggaran yang dikeluar korps coklat tersebut mencapai puluhan miliar. Anggaran tersebut dikeluarkan untuk persiapan satu minggu sebelum hari H dan sesudahnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan anggaran yang dikeluarkan untuk pengamanan demonstrasi 4 November dan 2 Desember, total mencapai Rp76 miliar.

“Biaya 4 November hampir Rp33 miliar, untuk 2 Desember itu Rp43 miliar. Kenapa? Karena melibatkan jumlah personil yang cukup banyak,” kata Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Senayan, Senin (5/12).

Tito menjelaskan, jumlah pasukan pengamanan yang dikerahkan adalah sebanyak 20 ribu lebih pada 4 November dan pada 2 Desember hampir mencapai 27 ribu.

Lanjutnya, besarnya anggaran yang dikeluarkan dalam pengamanan aksi tersebut meliputi untuk persiapan satu minggu sebelum dan satu minggu setelah hari H.

Selain untuk pengamanan dua momen aksi yang melibatkan jutaan peseta tersebut, kata Tito pihaknya juga telah mengajukan anggaran untuk pengamanan hingga akhir tahun seperti untuk kegiatan persiapan natal, dan menjelang akhir tahun yang mencapai Rp95 miliar kepada Kementrian Keuangan.

“Kita juga sudah ajukan anggaran Rp95 miliar ke Menkeu untuk kontingensi demo dan lain-lain sampai akhir tahun, dan alhamdulillah sudah didukung,” bebernya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...